Pada zaman Nabi Mikha, sikap para nabi palsu itu memalukan! Sikap mereka ditentukan oleh keuntungan materi, "Beginilah firman Tuhan terhadap para nabi, yang menyesatkan bangsaku. Apabila ada yang dikunyah gigi mereka, mereka menyerukan damai. Terhadap orang yang tidak menyuapi mulut mereka, mereka menyatakan perang." (3:5). Sikap yang memalukan itu akan membuat mereka tertimpa masalah dan mengalami penderitaan, "Sebab itu, hari akan menjadi malam bagimu tanpa penglihatan, dan menjadi gelap bagimu tanpa tenungan. Matahari akan terbenam bagi para nabi itu, dan hari menjadi kelam bagi mereka." (3:6). Kejahatan para pemimpin itu bukan hanya akan mendatangkan masalah bagi diri mereka sendiri, tetapi juga akan mengakibatkan kesengsaraan bagi seluruh umat Allah, "Oleh sebab itu, gara-gara kamu Sion akan dibajak seperti ladang, Yerusalem akan menjadi timbunan puing, dan gunung Bait Suci akan menjadi bukit yang menghutan." (3:12).
Pada zaman ini, para pemimpin Kristen harus ingat bahwa mereka wajib bertanggung jawab untuk hidup melaksanakan kehendak Allah bagi diri mereka. Kekuasaan dan kekayaan yang mereka raih tidak berarti bahwa mereka bebas melakukan apa saja, tetapi mereka harus memandang apa yang mereka miliki sebagai tanggung jawab yang diberikan Tuhan kepada mereka. Pemimpin yang tidak memedulikan kehendak TUHAN akan menerima konsekuensi yang berat! Apakah Anda telah siap untuk mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang telah diberikan Allah kepada diri Anda? Apakah Anda menyadari bahwa berlaku adil dan berbuat baik adalah tanggung jawab yang harus Anda laksanakan dalam hidup Anda?