Tuhan Yesus berkata, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja yang mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup." (5:24). Kita perlu menyadari bahwa sikap kita terhadap Kristus dan terhadap Allah Bapa—serta terhadap Roh Kudus—tidak selalu bisa dipisahkan secara tegas. Pikiran dan kehendak Kristus sama dengan pikiran dan kehendak Allah Bapa, sehingga mendengar perkataan Kristus juga berarti mendengar perkataan Allah Bapa. Kristus diutus Allah Bapa untuk melakukan kehendak Allah Bapa, sehingga memercayai Allah Bapa harus diwujudkan dengan memercayai Kristus. Apa yang hanya bisa dikerjakan oleh Allah—misalnya membangkitkan atau menghidupkan orang mati—merupakan hal yang dikerjakan oleh Kristus. Wewenang untuk menghakimi—yang merupakan wewenang Allah Bapa—juga merupakan wewenang Kristus. Roh Kudus mengingatkan kita tentang apa yang telah diajarkan oleh Kristus, sehingga mengikuti pimpinan Roh Kudus juga berarti mengikuti ajaran Kristus. Oleh karena itu, mendengar perkataan Kristus dan memercayai Allah yang telah mengutus Kristus berarti mendengar dan memercayai Kristus.
Kita perlu sadar bahwa mendengar dan memercayai Kristus—yang menghasilkan hidup kekal—bukan kegiatan yang dilakukan satu kali saja, melainkan suatu sikap hidup yang berlangsung terus-menerus. Bila kita selalu membuka hati dan pikiran kita untuk selalu mendengar atau menyimak perkataan Kristus serta memercayai ajaran Kristus, sehingga ajaran itu terserap dan memengaruhi pikiran kita, dan selanjutnya memengaruhi hidup kita, kita bisa memiliki keyakinan bahwa kita sudah memiliki hidup yang kekal. Hidup yang kekal adalah kehidupan secara rohani, yang berbeda dengan kehidupan secara fisik. Kualitas tubuh kita makin lama makin merosot, dan akhirnya kita semua akan mati secara jasmani. Akan tetapi, kehidupan rohani seorang yang sudah memiliki hidup kekal akan terus bertumbuh tanpa batas akhir. Hidup yang kekal yang kita miliki di dalam Kristus akan memengaruhi kualitas hidup kita pada masa kini, dan memberikan kepastian bahwa kita akan menjalani hidup kekal bersama Kristus pada masa kekekalan di masa depan. Apakah Anda sudah membuka hati untuk mendengar atau menyimak perkataan Kristus yang terdapat dalam Alkitab? Apakah Anda memercayai bahwa semua yang dikatakan di dalam Alkitab adalah benar dan sepatutnya menjadi pedoman bagi hidup Anda? Apakah Anda yakin bahwa Anda telah memiliki hidup yang kekal? Bila Anda belum yakin, bukalah hati Anda untuk menerima keselamatan di dalam Kristus!