2 Tawarikh 32

Jangan Takut, Tuhan Menyertai!

15 Juni 2026
Pdt.Roni Tan

Ancaman dari pihak yang kuat umumnya terasa amat menakutkan. Reaksi takut adalah reaksi yang wajar. Saat itu, Raja Hizkia dan penduduk Kerajaan Yehuda sedang merasa ketakutan karena adanya ancaman dari Kerajaan Asyur. Kerajaan Asyur telah mengalahkan banyak kerajaan lainnya, sehingga mereka sangat ditakuti. Kekuatan militer—tentara dan perlengkapan perang—Kerajaan Asyur lebih maju daripada kerajaan-kerajaan yang lain. Kerajaan Asyur tidak terkalahkan dalam peperangan, sehingga Kerajaan Asyur ditakuti oleh kerajaan-kerajaan yang ada pada saat itu. Kerajaan Asyur yang gagah perkasa dan tidak terkalahkan ini kemudian menyerang kerajaan Yehuda. Wajar bila Raja Hizkia dan penduduk kerajaan Yehuda merasa takut.

Bagaimana sikap Raja Hizkia saat menghadapi ancaman tentara Asyur? Ia mempersiapkan diri untuk berperang dengan menutup jalur pasokan air yang bisa dimanfaatkan musuh, memperbaiki tembok kota, serta mendirikan menara pengintaian, serta membuat senjata dalam jumlah besar, serta mengangkat para pemimpin pasukan. Setelah itu, Raja Hizkia menenangkan hati seluruh rakyat Kerajaan Yehuda dengan berkata, "...Janganlah takut dan kecut hati terhadap Raja Asyur ... karena yang menyertai kita lebih banyak daripada yang menyertai dia." (32:7) Bagi Raja Hizkia, TUHAN jauh lebih perkasa dan jauh lebih kuat daripada pasukan kerajaan Asyur yang tampak tidak terkalahkan dan gagah perkasa itu. Meskipun Sanherib mengintimidasi dan menghina TUHAN untuk melemahkan semangat penduduk Yehuda (32:9-19), hal itu tidak menggoyahkan keyakinan Raja Hizkia pada TUHAN yang sanggup menolong mereka. Puji TUHAN! TUHAN mengutus malaikat-Nya untuk mengalahkan tentara Asyur, sehingga Raja Asyur kembali ke negerinya dengan rasa malu. Kemudian, Raja Asyur mati dibunuh oleh anak-anaknya sendiri (32:20-23).

Manusia sulit menghindar dari munculnya rasa takut. Orang tua bisa merasa takut karena kekhawatiran akan masa depan dan pergaulan anak-anaknya. Kaum lansia bisa merasa takut kesepian saat teman-teman sebaya meninggal lebih dahulu dan berbagai penyakit mulai mengintai. Kaum muda yang masih sendiri bisa merasa takut tidak mendapat pasangan hidup. Ada banyak alasan yang bisa membuat seseorang merasa takut, tetapi Tuhan Yesus berkata, "Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" (Matius 6:27). Bagaimana sikap Anda saat Anda merasa takut? Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda! Tuhan yang telah menyelamatkan kita adalah Tuhan yang menyertai kita sampai akhir zaman.

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design