Orang percaya yang normal pasti mengerti—atau setidaknya pernah mendengar—bahwa Allah menghendaki agar setiap orang percaya mengabdikan hidupnya untuk melayani Tuhan. Sayangnya, banyak orang berdalih bahwa dirinya tidak mampu melayani. Kepada mereka yang merasa tidak mampu, Alkitab memberikan kabar baik, "setiap orang menerima dari Allah karunianya yang khas, yang seorang karunia ini, yang lain karunia itu." (7:7b). Setiap orang yang telah dilahirkan kembali pasti memiliki karunia (atau gabungan karunia) khusus yang berbeda dengan yang dimiliki orang lain. Sebenarnya, orang yang berkata bahwa dirinya tidak mampu melayani itu maksudnya adalah dia tidak mampu melayani seperti yang dilakukan dengan baik oleh orang lain. Jadi, masalahnya adalah bahwa kita tidak mampu karena kita berusaha meniru orang lain! Kita memang bisa—dan boleh—melayani dengan meniru orang lain. Akan tetapi, kita harus sadar bahwa setiap orang memiliki kemampuan (karunia) yang berbeda dengan orang lain. Saat Anda melayani, Anda akan makin mengenali kemampuan (karunia) yang telah diberikan Roh Kudus kepada diri Anda. Bila Anda tidak mau melayani, Anda tidak akan pernah mengerti karunia rohani apa yang telah diberikan oleh Roh Kudus kepada Anda! Perhatikan bahwa bacaan Alkitab hari ini mengatakan, "Kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama." (12:7). Setelah itu, diberikan rincian atau contoh berupa berbagai macam karunia yang ditutup dengan penegasan, "Namun, semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya." (12:11). Camkanlah bahwa karunia-karunia Roh itu diberikan untuk kepentingan bersama! Bila Anda hanya memikirkan kepentingan diri Anda sendiri, Anda tidak akan bisa mengerti karunia rohani yang diberikan Roh Kudus kepada diri Anda atau Anda bisa salah paham dan mengira kemampuan alami yang Anda miliki sebagai karunia rohani. Memang, kadang-kadang karunia rohani yang diberikan Roh Kudus itu merupakan pengembangan dari kemampuan alami yang Anda miliki. Akan tetapi, Roh Kudus bisa saja memberikan karunia rohani yang berbeda dengan kemampuan alami Anda!
Apakah Anda telah mengenali karunia rohani yang diberikan Allah kepada diri Anda? Apakah Anda telah menerapkan karunia rohani tersebut untuk melayani orang lain? Ingatlah bahwa karunia rohani Anda itu bukan hanya bisa Anda terapkan di gereja, tetapi bisa Anda terapkan di mana pun Anda berada! Yang pasti: Karunia rohani itu bukan untuk disimpan bagi diri Anda sendiri!