1 Tawarikh 26

Semua Tugas Pelayanan Sama Penting

6 Mei 2026
GI Michael Tanos

Pembagian tugas orang Lewi selanjutnya menyangkut tugas menjaga pintu gerbang dan mengawasi perbendaharaan Rumah Allah, serta tugas sebagai pengatur dan hakim di luar Bait Allah. Bait Suci adalah tempat kudus yang tidak boleh sembarang dimasuki, sehingga tugas penjaga pintu adalah tugas penting yang bukan sekadar membuka dan menutup pintu, tetapi menentukan siapa yang boleh masuk. Ia harus memiliki kelembutan, sekaligus keteguhan hati. Orang Israel takut mendekati Allah karena kekudusan-Nya yang dahsyat. Kekudusan Bait Suci membangkitkan keseganan untuk masuk. Penjaga pintu harus menyambut jemaah yang datang dan menghapus keraguan untuk masuk, tetapi—pada saat yang sama—juga harus mencegah pengunjung yang tidak tahir memasuki pelataran untuk menjaga kesucian seluruh Bait Allah. Salah satu penjaga pintu adalah Obed-Edom yang memiliki delapan anak, "sebab Allah telah memberkati dia" (26:4-5), karena dia telah menjaga Tabut Allah ketika tabut itu disimpan di rumahnya. Dia telah menjaga kekudusan Tabut Allah dengan baik, sehingga Allah memberinya tugas menjaga kekudusan Bait Allah.

Barang-barang perbendaharaan terdiri dari perbendaharaan Rumah Allah dan barang-barang kudus. Perbendaharaan Rumah Allah adalah barang inventaris berupa peralatan ibadah yang kebanyakan terbuat dari logam mulia, dan bahan-bahan keperluan ibadah sehari-hari. Barang-barang kudus adalah hasil rampasan perang—ada yang berasal dari Daud, Samuel, Saul, Abner dan Yoab (26:26-28)—yang telah dikuduskan bagi TUHAN. Barang-barang ini sudah dipersembahkan kepada TUHAN, sehingga tidak boleh dipakai untuk kepentingan manusia. Tugas penjaga barang perbendaharaan bukan hanya sekadar menyangkut kuantitas dan kualitas barang, tetapi juga menyangkut ketahiran.

Tugas di luar Bait Suci adalah tugas administrasi pemerintahan. Petugas harus mengatur ketertiban masyarakat serta menjadi hakim yang menengahi perselisihan dan mendisiplin para pelanggar hukum. Hukum sipil yang berlaku di Israel sejak zaman Musa berasal dari kitab Taurat. Orang Lewi-lah yang paling menguasai hukum Taurat. Mereka bertugas "dalam segala urusan untuk Allah dan segala urusan untuk raja" (26:32).

Hamba yang setia dalam perkara kecil—atau hal-hal yang terlihat sepele—akan diberi tanggung jawab dalam perkara yang besar (Matius 25:21-23). Dalam pasal 24-26, kita melihat bahwa setiap tugas diatur dengan baik dan dianggap sama penting. Tidak ada yang disepelekan dalam pekerjaan Tuhan. Semua tugas harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab untuk kemuliaan Tuhan. Bersediakah Anda melakukan pekerjaan yang dianggap remeh dengan penuh tanggung jawab?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design