Ulangan 17

Hati-hati Menjadi Pemimpin

14 Juli 2016
Bacaan Alkitab hari ini : Ulangan 17

Allah berkehendak agar bangsa Israel hidup dalam pemerintahan Allah atau dalam bahasa teknisnya teokrasi, yaitu dipimpin langsung oleh Allah. Namun, Allah yang mahatahu mengetahui bahwa akan tiba saatnya bangsa Israel iri hati kepada bangsa lain dan ingin memiliki raja sebagai pimpinan mereka. Hal ini benar-benar terjadi dan dicatat di 1 Samuel 8.

Ada beberapa prinsip yang Tuhan berikan kepada bangsa Israel dan calon raja berkenaan dengan posisi sebagai raja/pimpinan umat, yaitu,
- tidak boleh mengumpulkan kekuatan duniawi secara berlebihan (kuda melambangkan kekuatan militer).
- tidak boleh bersandar kepada manusia/kerajaan mana pun (tidak boleh menyuruh kembali ke Mesir untuk memperoleh dukungan politik/militer).
- tidak boleh mabuk oleh hasrat birahi (Salomo terbukti jatuh karena memiliki banyak istri).
- tidak boleh terobsesi untuk mengumpulkan kekayaan secara berlebihan.
- memelihara firman Tuhan dan menjadikannya sebagai panduan (sebagai pemimpin).

Kiranya prinsip-prinsip di atas menjadi pegangan bagi para pemimpin saat ini, baik di tempat kerja, dalam organisasi, di gereja maupun di lembaga pemerintahan. Prinsip ini penting bagi semua orang, terutama bagi para pemimpin Kristen. Marilah kita mengajarkan prinsip-prinsip di atas bagi semua pemimpin. Secara khusus, doakan para pemimpin Kristen di Indonesia. [MB]






"Jadi, ya raja, biarlah nasihatku berkenan pada hati tuanku:
lepaskanlah diri tuanku dari pada dosa dengan melakukan
keadilan, dan daripada kesalahan dengan menunjukkan belas
kasihan terhadap orang yang tertindas, ..."
Daniel 4:27a

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design