Nehemia 1

Mencurahkan Isi Hati kepada Tuhan

9 November 2015
Bacaan Alkitab hari ini: Nehemia 1

Perhatian: Khusus renungan GeMA Mobile Kitab Nehemia, renungan yang dimuat di sini sedikit berbeda dengan renungan dalam GeMA Cetak. Berikut ini adalah renungan asli yang dibuat oleh Pdt. Johari Yohanis tanpa diedit sama sekali oleh editor.


Pernahkah saudara menghadapi persoalan yang sangat berat dan memilukan hati? Apakah yang saudara lakukan? Mengeluh, menangis dan mengasihani diri sendiri, masa bodoh, atau mencari Tuhan dan mencurahkan isi hati kepada-Nya?

Ketika Nehemia mendengar dan melihat reruntuhan tembok Yerusalem itu, ia menangis pilu di hadapan Tuhan. Kemudian mengoyakkan jubahnya sebagai tanda kesungguhan hatinya berduka, lalu ia berpuasa di hadapan Tuhan dan mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan. Ada tiga inti isi pokok doanya:

Pertama, Berdoa ingat janji Tuhan (1:1-5). Nehemia berdoa karena dia tahu Tuhan Allahnya, adalah Tuhan yang maha kuasa, maha besar, dan maha kasih, yang telah mengikat perjanjian dengan umat-Nya. Dia yakin Tuhan tahu penderitaan umat-Nya, dan pasti ingat akan perjanjian-Nya. Nehemia percaya Allah yang setia pada janji-Nya akan mendengar doanya.

Kedua, Berdoa mohon Pengampunan Tuhan (1: 6-9). Setelah menginstrosprsi diri di hadapan Tuhan, ia sadar bahwa reruntuhan tembok kota Yersualem itu terjadi karena dosa bangsa Israel yang tidak mentaati hukum Musa dan tidak lagi setia kepada Tuhan. Oleh sebab itu, dalam doanya Nehemia mengakui dosanya dan dosa umat Israel, dan mohon pengampunan Tuhan.

Ketiga, Berdoa mohon Pemulihan Tuhan (1:10-11). Setelah Nehemia ingat janji Tuhan dan mohon pengampunan, ia minta kepada Allah agar segera mengadakan pemulihan bagi bangsa ini. Bukan hanya pemulihan tembok, tetapi yang terpenting dan utama adalah pemulihan rohani umat Tuhan, agar mereka kembali taat kepada perintah Tuhan dan setia pegang janjiNya.

Di saat saudara berada dalam pergumulan, jangan pernah diam dan masa bodoh, jangan pernah mencari yang lain, tetapi datanglah kepada Tuhan untuk mencurahkan isi hatimu dengan mengingat dan percaya pada janjiNya bahwa Dia mengerti dan peduli akan persoalanmu, kemudian mohon pengampunan Tuhan atas segala dosa-dosamu, dan mohon pemulihan dari Tuhan. Tuhan pasti mendengar seruan doamu dan akan menjawab engkau pada waktunya. (jy)

Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. (Mazmur 62:8)
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design