Yesaya 4:2-6

Rencana Yang Tidak Gagal

15 Oktober 2023
GI Wirawaty Yaputri

Setelah menyampaikan pesan penghukuman kepada bangsa Yehuda (pasal 3), Allah segera menyampaikan janji pemulihan bagi mereka. Sungguh, Allah tidak dengan senang hati mendatangkan penghukuman bagi umat-Nya! Tujuan penghukuman adalah untuk menyadarkan umat Allah akan dosa-dosa mereka dan membawa mereka kembali kepada Allah. Janji pemulihan yang diberikan Allah kepada bangsa Yehuda di pasal 4 tidak tanggung-tanggung! Ia akan mengutus Anak-Nya sendiri untuk datang ke dunia yang kelam, hina, dan penuh cela. Perkataan "tunas yang ditumbuhkan TUHAN" (4:2) menunjuk pada Mesias yang akan menyelamatkan umat Tuhan dari kungkungan dosa. Kata "tunas" ini berulang kali muncul dalam Alkitab (11:1; Yeremia 23: 5; 33:15; Zakharia.3:8). Kata "tunas" menunjukkan adanya harapan, kehidupan baru setelah kehancuran. Yerusalem akan dihancurkan dan umat Yehuda akan dibawa ke tempat pembuangan, tetapi ada orang Yehuda yang tidak ikut dibawa. Kelak, akan ada sisa orang Yehuda yang akan kembali dari pembuangan. Orang yang tinggal di Yerusalem akan memiliki identitas baru sebagai orang yang kudus (4:3-4). Ini adalah rencana Allah sejak semula saat Ia memilih umat Israel. Ia ingin agar mereka menjadi bangsa yang memancarkan terang TUHAN (2:1-5). Ia ingin agar Sion menjadi pusat perdamaian dan pengajaran (2:2-4). Meskipun umat Israel tidak berhasil melaksanakan misi TUHAN, tidak berarti rencana-Nya gagal. Ia tetap memiliki cara untuk mewujudkan rencana-Nya.

Melalui penebusan Anak-Nya, orang percaya disebut juga sebagai bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat Allah sendiri, supaya kita memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia yang telah memanggil kita keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib (1 Petrus 2: 9). Yesus Kristus menebus dan menguduskan kita. Proses pengudusan ini berlangsung seumur hidup sampai kita bertemu dengan Allah muka dengan muka. Inilah yang menjadi panggilan orang percaya. Kita harus memberitakan perbuatan-perbuatan besar yang telah Allah lakukan. Sebagai gereja yang dipanggil keluar dari kegelapan, kita harus menjalankan rencana dan misi Allah di dunia. Kita harus memancarkan terang Tuhan dan membawa orang untuk percaya kepada-Nya. Inilah yang diperintahkan Tuhan Yesus saat Ia meninggalkan dunia, yaitu agar orang percaya memberitakan Injil sampai ke ujung bumi, memuridkan, dan membaptis orang di dalam Nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus (Matius 28:19-20). Apakah Anda menyadari panggilan Anda sebagai orang yang telah dikuduskan oleh Allah? Apakah hidup Anda sudah berpadanan dengan identitas Anda sebagai pengikut Kristus? Apakah Anda sudah memancarkan terang Tuhan?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design