Yesaya 3:1-4:1

Mendoakan Pemimpin

14 Oktober 2023
GI Wirawaty Yaputri

Rasul Paulus pernah mengingatkan jemaat untuk mendoakan raja-raja dan semua pembesar agar jemaat dapat hidup dengan tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan (1 Timotius 2:1-2). Para pemimpin yang Allah izinkan untuk memimpin dan menjabat, adalah perpanjangan tangan Allah untuk mengatur dan mendatangkan kesejahteraan bagi umat-Nya. Pemimpin di sini termasuk pemimpin di dunia sekuler maupun pemimpin rohani. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Nabi Yesaya mengatakan bahwa salah satu bentuk hukuman Allah kepada umat Yehuda adalah ketiadaan pemimpin yang baik di tengah-tengah mereka (3:2-7). Selain ketiadaan makanan dan minuman (3:1), ketiadaan pemimpin ternyata menjadi masalah besar bagi umat Yehuda kelak. Keadaan sosial dapat menjadi kacau balau dan sama mengerikan dengan kondisi tanpa makanan dan minuman. Orang yang akan memimpin mereka adalah pemuda-pemuda, dan anak-anak akan memerintah mereka (3:4). Hasilnya, rakyat akan saling menindas, orang muda melontarkan cercaan terhadap orang tua, dan orang hina terhadap orang mulia (3:5). Sungguh, kondisinya kacau balau dan sangat buruk! Ketiadaan pemimpin yang baik membuat orang akan memaksa saudaranya untuk memimpin hanya karena ia memiliki jubah (3:6). Orang yang dipaksa tidak akan mau memimpin dalam kondisi yang begitu kacau itu (3:7).

Allah akan mendatangkan kekacauan karena perkataan dan perbuatan Yehuda menantang kemuliaan hadirat-Nya (3:8). Mereka tidak takut kepada Allah walaupun mereka sadar bahwa Allah membenci perkataan dan perbuatan mereka, namun mereka terus melakukannya, sehingga mereka dikatakan menantang hadirat Allah. Dan Allah yang Kudus, tidak akan mentolelir kejahatan mereka, dan Ia akan mendatangkan hukuman kepada mereka. Bacaan Alkitab hari ini mengajarkan beberapa hal: Pertama, pemimpin yang baik berasal dari Allah. Allah memiliki kuasa untuk mengangkat dan menurunkan siapa saja yang Ia kehendaki. Oleh karena itu, doakanlah para pemimpin, baik para pemimpin bangsa secara umum maupun para pemimpin rohani, agar mereka dipakai Allah untuk mendatangkan kesejahteraan bagi kita. Kedua, adanya pemimpin yang baik merupakan berkat Allah bagi umat-Nya. Saat zaman semakin maju, pemimpin yang memiliki hati yang takut akan Tuhan dan memiliki hikmat dari Tuhan semakin sedikit. Saat Tuhan menempatkan seorang pemimpin di antara kita, dukunglah dan doakanlah apa yang ia kerjakan. Tugas seorang pemimpin tidak mudah! Mengambil keputusan, mengatur, dan memerintah memerlukan hikmat Tuhan. Apakah Anda sudah mendukung para pemimpin Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design