Matius 26:47-75

Kasih Itu Menutupi Kesalahan

5 April 2023
GI Purnama

Bila kita mau menilai secara objektif, hal-hal yang dialami oleh Tuhan Yesus itu banyak yang amat keterlaluan. Yudas adalah murid Tuhan Yesus yang berkhianat dengan menjual Guru-Nya, padahal dia telah diperlakukan dengan baik, sama dengan murid-murid yang lain. Bahkan, dia dipercaya untuk menjadi bendahara tim (bandingkan dengan Yohanes 12:6). Tanda yang dipilih oleh Yudas untuk memperkenalkan Yesus Kristus adalah tanda ciuman. Tanda ini juga memperlihatkan bahwa Yudas diperlakukan baik oleh Tuhan Yesus. Walaupun Tuhan Yesus tahu bahwa Yudas akan berkhianat, sikap Tuhan Yesus kepadanya tetap tidak berubah. Oleh karena itu, murid-murid yang lain tidak pernah menyangka bahwa Yudas akan berkhianat.

Mahkamah Agama, yang memerintahkan penangkapan dan disusul dengan pengadilan terhadap Yesus Kristus, tidak memiliki alasan yang kuat untuk melakukan penangkapan. Alasan mereka yang sebenarnya adalah rasa iri yang muncul saat mereka melihat kesuksesan pelayanan Tuhan Yesus. Para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi yang seharusnya menegakkan keadilan justru melakukan ketidakadilan. Sekalipun demikian, Tuhan Yesus tidak pernah membalas. Saat salah seorang murid Tuhan Yesus memotong telinga seorang hamba Imam Besar, Tuhan Yesus justru menyembuhkan telinga orang itu (Matius 26:51; lihat Lukas 22:50-51).

Petrus adalah seorang yang sering bersikap sok pahlawan. Waktu Tuhan Yesus mengingatkan bahwa iman para murid akan tergoncang , Petrus berkata, "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak." (Matius 26:33) Akan tetapi, Tuhan Yesus berkata, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." (26:34). Perkataan Tuhan Yesus itu selanjutnya terbukti. Petrus menyangkal Tuhan Yesus hanya karena pertanyaan seorang hamba perempuan, seorang hamba lain, dan seorang lagi yang sedang bersama-sama menonton sidang Mahkamah Agama dari halaman ruang pengadilan (26:69). Betapa menyedihkan bila kita dikhianati oleh sahabat kita!

Apakah Anda pernah dikhianati? Bagaimana perasaan Anda saat Anda dikhianati? Apakah Anda bisa memaafkan orang yang telah mengkhianati diri Anda? Apakah Anda bisa tetap mengasihi orang yang berkhianat terhadap diri Anda? Apakah Anda pernah mengkhianati Tuhan dengan meninggalkan iman Anda saat menghadapi situasi kritis? Tahukah Anda bahwa Allah tetap membuka tangan-Nya terhadap mereka yang pernah berkhianat, tetapi kemudian bersedia untuk bertobat dan berbalik kepada Allah?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design