Matius 21

Mesias yang Lembut dan Tegas

28 Maret 2023
GI Purnama

Yesus Kristus adalah Sang Mesias yang dinantikan oleh orang Yahudi. Sayangnya, kebanyakan orang Yahudi menantikan Mesias yang akan menjadi pemimpin secara politik dan militer, sedangkan Mesias yang dijanjikan dalam Alkitab adalah Mesias yang menyelamatkan orang percaya dari hukuman yang akan dijatuhkan Allah atas dosa mereka. Mesias yang sesungguhnya bukanlah pemimpin militer. Oleh karena itu, Yesus Kristus memasuki kota Yerusalem bukan dengan mengendarai seekor kuda, tetapi dengan mengendarai seekor keledai untuk memperlihatkan sisi kelembutan Sang Mesias. "Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda."(21:5). Tuhan Yesus pernah berkata, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (11:28-30).

Sekalipun lemah lembut, Yesus Kristus itu tegas. Waktu melihat para pedagang yang berbisnis di halaman Bait Suci, Tuhan Yesus murka, lalu Ia mengusir para pedagang itu serta membalikkan meja para penukar uang serta bangku para pedagang merpati. Dia bersabda, "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." (21:13). Ia murka karena halaman Bait Suci adalah tempat berdoa pagi orang-orang bukan Yahudi yang hendak berdoa di sana, bukan tempat untuk berdagang. Adanya bisnis di halaman Bait Suci melenyapkan tempat berdoa bagi orang-orang bukan Yahudi. Kelembutan-Nya membuat Ia mudah berbelaskasihan (9:36; 14:14; 15:32; 20:34). Akan tetapi, ketegasan-Nya membuat Ia tidak mau berkompromi dan membuat Ia bisa melontarkan kata-kata yang amat keras terhadap mereka yang melakukan kesalahan fatal. Saat imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi menanyakan sumber otoritas yang menjadi landasan bagi pelayanan-Nya, Tuhan Yesus balik bertanya tentang baptisan Yohanes. Karena para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi itu tidak berani menjawab, Tuhan Yesus juga tidak mau menjawab pertanyaan mereka (21:23-27). Tuhan Yesus akan menjawab mereka yang bertanya dengan tulus, tetapi Dia akan mengabaikan mereka yang tidak bersikap tulus. Dia tidak mau dipermainkan!

Saat Anda memikul beban berat, apakah Anda datang kepada-Nya untuk mendapatkan kelegaan? Saat Anda berdoa atau Anda beribadah atau Anda melayani Tuhan atau Anda membaca dan merenungkan firman Tuhan, apakah Anda melakukan hal-hal itu dengan hati yang tulus?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design