Keluaran 9

Supaya TUHAN Dimuliakan di Bumi

27 Februari 2023
Pdt. Sumito Sung

Ferdinand Marcos, mantan presiden Filipina, berkuasa dari tahun 1965 hingga 1986. Menurut Presidential Commission on Good Government, keluarga Marcos diduga mengorupsi uang negara senilai US$ 5-10 miliar. Di bawah kepemimpinannya, utang negara meningkat dari $1 miliar menjadi $25 miliar. Ia meninggal dunia di Hawaii pada tahun 1989, tempat dia diasingkan. Ferdinand Marcos adalah pemimpin yang serakah dan egois. Perbuatannya telah menghancurkan orang-orang yang dipimpinnya. Seperti Marcos, Firaun adalah pemimpin yang egois. Mesir benar-benar hancur oleh malapetaka dari TUHAN: Tanaman mereka hancur dan ternak mereka mati. Pegawai Firaun telah memohon kepada Firaun agar menyerah pada tuntutan TUHAN supaya dapat menyelamatkan Mesir dari kehancuran lebih lanjut (10:7). Namun, kesombongan Firaun mencegahnya untuk menyetujui permintaan pegawainya. Dia tidak bisa merendahkan dirinya sendiri. Dia merasa bahwa otoritasnya telah ditantang TUHAN melalui tulah demi tulah yang muncul. Dia tidak peduli terhadap nasib orang lain.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, TUHAN mengungkapkan alasan di balik malapetaka yang Ia timpakan kepada bangsa Mesir. Pertama, Ia memperlihatkan kemahakuasaan-Nya untuk menunjukkan kepada semua orang Mesir bahwa tidak ada yang seperti TUHAN di seluruh bumi (9:14). Secara khusus, TUHAN menunjukkan bahwa Ia lebih besar daripada Firaun. Kedua, Ia menghendaki agar nama-Nya dimasyhurkan di seluruh bumi (9:16). TUHAN ingin agar Ia disembah di seluruh dunia. Bila hanya ada satu tulah, tulah itu bisa dianggap sebagai bencana biasa. Adanya sepuluh tulah membuat tulah-tulah itu lebih diingat. Saat orang Gibeon bertemu dengan Yosua, mereka berbicara tentang kemasyhuran TUHAN (Yosua 9:9). Saat Tabut Perjanjian Allah memasuki perkemahan orang Filistin, mereka ketakutan (1 Samuel 4:7-8). Tulah membuat TUHAN terkenal. Ketiga, Ia menghendaki agar Firaun tahu bahwa bumi adalah milik TUHAN (9:29). Kekuasaan atau otoritas Tuhan atas semua ciptaan tidak terbatas. Ketiga tujuan di atas menjelaskan mengapa TUHAN menulahi Mesir. Melalui kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus, Allah mencapai tujuan yang sama. Dengan membangkitkan Tuhan Yesus pada hari ketiga, Allah menunjukkan kuasa-Nya yang luar biasa atas dosa dan maut. Sekarang, kabar baik tentang keselamatan diberitakan ke seluruh dunia, sehingga nama Allah dipuji di seluruh bumi. Saat Anda mengajar anak-anak Anda tentang kebenaran iman Kristen atau saat Anda membagikan Injil kepada teman-teman, ingatlah bahwa Allah layak disembah dan Ia mengasihi mereka. Apakah Anda telah menetapkan orang yang menjadi sasaran pemberitaan Injil dan apakah Anda telah mendoakan orang itu?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design