Yohanes 4:43-54

Bergumul untuk Menjadi Percaya!

14 Maret 2022
GI Purnama

Bacaan Alkitab hari ini membahas tanda kedua kemesiasan Yesus Kristus yang dibuat di Galilea. Saat itu, di Kapernaum, ada seorang pegawai istana--sebutan ini menunjuk kepada pejabat yang dekat dengan Herodes--yang anaknya sakit. Sekalipun ia seorang pejabat, ia tidak mengirim utusan, melainkan merendahkan dirinya dan pergi ke kota Kana untuk menemui Tuhan Yesus, serta memohon agar Tuhan Yesus datang ke Kapernaum untuk menyembuhkan anaknya. Walaupun kesediaan untuk datang menemui Tuhan Yesus itu suatu sikap yang baik, sayang bahwa sikap tersebut tidak disertai sikap pasrah. Dia mengira bahwa Tuhan Yesus harus datang supaya anaknya bisa sembuh. Oleh karena itu, dia hendak "mengatur" supaya Tuhan Yesus datang dan menyembuhkan anaknya, sehingga Tuhan Yesus menegur dengan mengatakan, "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya." (4:48). Syukurlah bahwa orang itu percaya saat Tuhan Yesus mengatakan, "Pergilah, anakmu hidup!" (4:50). Kemudian, setelah ia mendengar laporan bahwa anaknya benar-benar telah sembuh, tepat saat Tuhan Yesus mengatakan "anakmu hidup", percayanya diteguhkan dan seluruh keluarganya juga menjadi percaya.

Pengalaman pegawai istana dalam bacaan Alkitab hari ini merupakan pengalaman banyak orang sampai pada masa kini. Banyak orang yang hanya mau menjadi percaya setelah melihat tanda dan mujizat. Tuhan Yesus jelas menginginkan agar kita percaya walaupun belum melihat tanda dan mujizat. Setelah bangkit dari kematian, Tuhan Yesus pernah berkata, "Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." (20:29). Penulis surat Ibrani mengatakan, "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." Oleh karena itu, landasan percaya yang semestinya adalah iman! Saat Injil diberitakan di lingkungan yang belum pernah mendengar berita Injil, sering kali Allah melengkapi pemberitaan Injil itu dengan tanda dan mujizat. Akan tetapi, bagi komunitas orang percaya, seharusnya kita percaya dengan berlandaskan iman atau percaya walaupun tidak melihat. Apakah Anda percaya bahwa semua yang dikatakan oleh Alkitab--termasuk semua janji yang diberikan Allah kepada kita--adalah benar? Apakah sikap hidup Anda sudah diwarnai oleh keyakinan terhadap janji-janji Allah, sehingga Anda tidak merasa kuatir menghadapi masalah apa pun dalam hidup Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design