Kisah Para Rasul 26

Memakai Setiap Kesempatan

4 Juli 2021
GI Purnama

Pertemuan dengan Raja Agripa sebenarnya merupakan pertemuan yang tidak bermanfaat. Permohonan naik banding yang diajukan oleh Rasul Paulus sudah tidak dapat dibatalkan. Bagi Gubernur Festus, yang menjadi kesulitan adalah bahwa dia merasa bingung dalam merumuskan alasan yang membuat Rasul Paulus perlu diadili oleh kaisar. Karena Raja Agripa dianggap lebih mengenal budaya dan keyakinan orang Yahudi, Gubernur Festus meminta saran Raja Agripa dalam menangani kasus ini (25:25-27, bandingkan dengan 26:3). Akan tetapi, kesimpulan Raja Agripa sama saja dengan kesimpulan Gubernur Festus, yaitu bahwa tidak ada alasan yang cukup kuat untuk menjatuhkan hukuman terhadap Rasul Paulus (26:31).

Bagi Rasul Paulus, pertemuan dengan Raja Agripa ini merupakan kesempatan untuk memberitakan Injil. Dia mulai dengan mengemukakan penghargaan terhadap Raja Agripa (26:2-3), lalu melanjutkan dengan menceritakan kisah pertobatan dan panggilan terhadap dirinya untuk memberitakan Injil. Rasul Paulus menceritakan bahwa dia adalah orang Yahudi biasa yang berlatar belakang sebagai seorang Farisi yang mengikuti aturan secara ketat, termasuk meyakini tentang kebangkitan orang mati. Dia adalah mantan penganiaya orang Kristen. Akan tetapi, pertemuannya dengan Tuhan Yesus di jalan menuju ke Damsyik telah mengubah hidupnya. Pertemuan tersebut membuat dia berbalik menjadi saksi Kristus. Perubahan hidup itulah yang membuat dia dibenci oleh orang Yahudi yang menolak Kristus (26:4-19). Selanjutnya, kisah pertobatan dan panggilan yang ia terima itu menjadi jalan bagi Rasul Paulus untuk memberitakan tentang Yesus Kristus. Ia bahkan menantang Raja Agripa untuk percaya kepada Tuhan Yesus. Sayang, walaupun Raja Agripa sudah mendengar dan memahami berita Injil, dia menolak untuk membuka diri dan menjadi percaya kepada Yesus Kristus (26:23-28).

Bacaan Alkitab hari ini mengingatkan setiap orang Kristen agar selalu siap mempertanggungjawabkan imannya dalam segala keadaan. Bila kita siap, keadaan terpojok seperti sedang berada dalam sidang pengadilan pun bisa menjadi arena untuk memberitakan Injil. Bila kita waspada, kita akan menemukan kesempatan untuk bersaksi. Bila Anda menemui kesempatan baik untuk melaksanakan tanggung jawab sebagai saksi Kristus, apakah Anda bersedia dan siap?

Pokok Doa
1. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
2. Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).
3. Badan Pekerja Majelis Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design