Lukas 12:1-34

Anugerah Tuhan Cukup

8 Maret 2021
GI Wirawaty Yaputri

Yesus Kristus mengetahui dengan jelas apa yang akan dialami oleh murid-murid-Nya setelah Ia kelak meninggalkan mereka. Murid-murid akan mengalami penganiayaan karena iman mereka kepada Kristus. Oleh karena itu, Ia mempersiapkan mereka dengan memberikan pesan-pesan yang kelak akan mereka ingat ketika mereka benar-benar mengalami penganiayaan itu.

Pesan utama yang disampaikan Tuhan Yesus adalah agar murid-murid-Nya tidak bersikap munafik (12:1). Penganiayaan yang berat dapat membuat orang bersikap munafik agar tidak dikenal sebagai orang yang beriman. Mereka berpura-pura tidak beriman agar terhindar dari penganiayaan. Tuhan Yesus mengingatkan agar para murid-Nya tidak bersikap munafik karena beberapa alasan: Pertama, cepat atau lambat, kemunafikan pasti akan terbongkar. Sama seperti bau busuk tidak dapat ditutup-tutupi, demikian pula setiap kemunafikan pasti akan tersingkap (12:2-3). Kedua, Tuhan Yesus mengingatkan bahwa yang harus kita takuti hanya Allah saja, bukan manusia (12:4-5). Manusia dapat menganiaya kita, bahkan dapat membunuh kita. Akan tetapi, iman kita kepada Yesus Kristus menjamin bahwa kita telah memiliki hidup yang kekal. Bila kita bersikap munafik dengan berpura-pura menjadi orang yang tidak beriman, sebenarnya iman kita meragukan: Apakah kita telah benar-benar percaya kepada Tuhan Yesus atau sebenarnya kita belum sungguh-sungguh percaya? Ketiga, saat kita mengalami penganiayaan, sebenarnya Allah tetap mengontrol segala sesuatu dan hidup kita ada di dalam tangan-Nya. Jika waktunya belum tiba, Allah tidak akan mengizinkan kita mengalami penganiayaan yang bisa menimbulkan bahaya atau menyebabkan kematian (12:6-7). Keempat, Roh Kudus yang ada di dalam hati kita akan memberi kita hikmat untuk menghadapi penganiayaan yang disebabkan karena iman kita (12:11-12). Rasul Petrus dan Rasul Paulus selalu memiliki hikmat yang berasal dari Roh Kudus, sehingga mereka sanggup menghadapi orang-orang yang menganiaya mereka. Ingatlah bahwa kemunafikan dapat berkembang menjadi penyangkalan iman (12:8-9). Bila menghadapi penganiayaan, seharusnya orang percaya memiliki kerelaan menanggung penderitaan karena anugerah Tuhan selalu cukup. Apakah Anda telah siap bila Anda harus mengalami penderitaan?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design