Ulangan 1:1-18

Allah Yang Adil dan Menepati Janji

2 Januari 2020
Bacaan Alkitab hari ini : Ulangan 1:1-18

Generasi baru bangsa Israel harus mengenal Allah yang mengasihi mereka dan yang telah mengikat diri-Nya dalam suatu ikatan perjanjian dengan mereka. Dengan mengenal Allah, mereka diharapkan mampu mengasihi Allah‒yang telah terlebih dahulu mengasihi mereka‒dengan segenap hati. Mereka tidak boleh mengulangi kesalahan generasi sebelum mereka yang tidak menaati Allah (melanggar perjanjian), sehingga generasi sebelum mereka tidak diizinkan memasuki Tanah Kanaan (Tanah Perjanjian) dan mati di perjalanan.

Riwayat pengutusan terhadap orang Israel yang berada di Gunung Horeb agar mereka mulai bergerak merebut Tanah Kanaan (1:6-8) dan riwayat pengangkatan hakim-hakim (1:9-18) mengajarkan dua hal: Pertama, Allah menepati janji-Nya—kepada Abraham, Ishak, dan Yakub —untuk memberikan Tanah Perjanjian (Tanah Kanaan) kepada mereka dan kepada keturunan mereka (1:8). Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Meskipun orang Israel telah berlaku tidak taat (dengan membuat patung anak lembu emas, Keluaran 32)—dan tidak percaya bahwa Tuhan mampu membawa mereka memasuki Tanah Kanaan (Bilangan 14), sehingga generasi tersebut dibinasakan Allah di padang gurun, Allah tidak mengingkari janji-Nya. Ia mulai memenuhi janji-Nya dengan mempersiapkan dan memimpin generasi yang baru—keturunan bangsa Israel yang lahir di padang gurun—untuk memasuki Tanah Perjanjian.

Kedua, Allah itu adil. Waktu mengisahkan pengangkatan hakim-hakim, Musa berpesan kepada semua hakim—yang diangkat dari para kepala suku Israel—agar mereka bertindak adil dalam menghakimi kasus yang terjadi di antara orang Israel (1:16-17). Mereka harus membuat keputusan yang adil bagi semua pihak, tidak boleh memandang bulu. Mereka tidak boleh memihak (hanya memperhatikan orang besar dan mengabaikan orang kecil). Perkara dengan orang asing pun harus dipertimbangkan dengan adil. Para hakim harus menegakkan keadilan tanpa merasa takut kepada siapa pun. Para hakim harus meyakini bahwa Allah adalah Yang Empunya pengadilan. Allah yang Adil adalah Hakim tertinggi, sehingga setiap hakim harus berlaku adil. Sadarkah Anda bahwa Allah itu adil dan selalu menepati janji-Nya? Percayalah kepada firman-Nya! Kita dapat memasrahkan segala perkara kita kepada-Nya karena Dia adalah Hakim yang adil (Mazmur 9:5). [GI Wirawaty Yaputri]
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design