Nehemia 6-7

Tindakan Menghadapi Intimidasi

14 November 2015
Bacaan Alkitab hari ini: Nehemia 6-7

Perhatian: Khusus renungan GeMA Mobile Kitab Nehemia, renungan yang dimuat di sini sedikit berbeda dengan renungan dalam GeMA Cetak. Berikut ini adalah renungan asli yang dibuat oleh Pdt. Johari Yohanis tanpa diedit sama sekali oleh editor.

Pernahkah saudara menghadapi intimidasi dari seseorang yang membencimu? Mungkin saudara mendengar orang itu sedang merencanakan sesuatu yang jahat terhadapmu, dan berusaha dengan rapi untuk menjatuhkan atau mencelakakanmu ? Apakah yang harus saudara lakukan ? Apakah saudara berpikir, sebelum saya yang celaka lebih baik dia yang celaka ? Atau membalas dengan perlakukan yang sama ?

Setelah pembangunan hampir selesai, Sanbalat dan Tobia orang Arab itu melakukan intimidasi terhadap Nehemia agar pembangunan itu tidak dapat diselesaikan dengan cepat. Menghadapi intimidasi itu, Nehemia dengan bijak menghadapinya:

Pertama, Tidak Reaktif (6:1-8). Ketika mendengar undangan dari Sanbalat dan Tobia untuk bertemu, Nehemia tidak langsung menanggapi undangan itu, hingga lima kali diundang. Nehemia tahu maksud yang telah mereka rencanakan itu yaitu untuk membunuhnya. Sikap yang bijak, dalam menghadapi segala bentuk intimidasi dengan tidak reaktif. Sikap reaktif akan berakibat fatal.

Kedua, Tidak Menyerah (6:9-13). Sekalipun ada ancaman yang menghambat bahkan menghentikan pembangunan tembok Yerusalem itu, namun ancaman itu tidak menghentikan semangat Nehemia membangun. Justru ia berusaha sekuat tenaga. Orang yang percaya tidak pernah pesimis sebaliknya selalu optimis.

Ketiga, Tidak Lupa Tuhan (6:14-17). Menghadapi intimidasi dari Sanbalat dan Tobia, Nehemia tidak lupa Tuhan. Dia segera berseru kepada Tuhan, menyerahkan musuhnya ke dalam tangan Tuhan. Sikap berserah kepada Tuhan membuat rasa aman dan tenang.

Kita bisa menghadapi segala bentuk intimidasi dengan bijak, jika kita memiliki sikap tidak reaktif atas apapun yang terjadi disekitar kita; dan tidak mudah menyerah dan putus asa menghadapi ancaman, dan juga tidak melupakan Tuhan dalam segala hal. Tuhan mengenal kita dan pasti memberikan pertolongan tepat pada waktunya. (jy)

Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. ( Efesus 6:8 )
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design