Kisah Para Rasul 1:9-11

Tuhan Yesus Pergi untuk Datang Kembali

18 Mei 2023

Hidup dalam Pengharapan dan Pelayanan

Peringatan Kenaikan Tuhan Yesus ke surga adalah salah satu tonggak iman yang penting bagi orang percaya. Peristiwa kenaikan Tuhan Yesus membuktikan bahwa misi-Nya sudah selesai. Kelahiran Tuhan Yesus melalui seorang perawan, kematian-Nya di kayu salib, dan kebangkitan-Nya pada hari ketiga menggenapi rencana keselamatan Allah. Setiap orang yang percaya kepada-Nya mendapat pengampunan dosa dan menerima hidup yang kekal. Selain itu, kenaikan-Nya ke surga juga membuktikan bahwa bahwa Dia berasal dari surga. Karena itu, Tuhan Yesus adalah Allah yang sempurna yang kita sembah sebagai Pribadi kedua Allah Tritunggal.

Sesuai dengan janji Tuhan Yesus, Roh Kudus turun ke dunia pada hari Pentakosta. Sebagai Pribadi ketiga Allah Tritunggal, Roh Kudus diperkenalkan sebagai Parakletos yang hadir untuk mendampingi orang percaya menempuh perjalanan iman. Sebagai Roh Penghibur, Roh Kudus menghibur dan menguatkan orang percaya menghadapi masalah dan tantangan hidup. Ia juga memberi kuasa dan keberanian kepada orang percaya untuk mengabarkan Injil, termasuk saat pemberitaan Injil itu menghadapi penolakan dan ancaman. Sebagai Roh Kebenaran, Ia memimpin orang percaya memahami dan hidup dalam kebenaran. Ia mengingatkan dan memampukan orang percaya untuk memiliki kehidupan yang kudus, yang berbeda dari kehidupan duniawi yang tercemar oleh berbagai dosa dan kejahatan. Dalam kehidupan bergereja, Roh Kudus mengaruniakan berbagai karunia rohani untuk membangun komunitas orang percaya. Dalam otoritas-Nya, Ia memperlengkapi umat Tuhan untuk saling melayani dan membangun tubuh Kristus.

Pelajaran apakah yang diperoleh dari perayaan Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta bagi orang percaya pada masa kini? Pertama, kita harus hidup dalam pengharapan. Peringatan kenaikan Tuhan Yesus sekaligus mengingatkan kita akan janji-Nya untuk datang kembali menjemput umat-Nya. Janji ini menjadi sumber kekuatan dan pengharapan orang percaya, bahwa kehidupan di dalam dunia ini hanya sementara. Apapun yang kita miliki dan alami, suatu hari akan berlalu. Tempat tinggal kita yang kekal adalah di surga bersama Allah. Kedua, kita harus hidup dalam pelayanan. Sembari menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali, kita harus mengisi kehidupan dengan hal-hal yang mulia. Dengan pertolongan Roh Kudus, kita giat melayani Allah, hidup dalam kebenaran, dan menjadi saluran berkat bagi sesama. Kiranya semangat dua hari raya ini menggairahkan kita untuk lebih bersemangat mengikut dan melayani Tuhan. [Pdt. Timotius Fu]





Renungan GeMA 18 Mei 2023
Tuhan Yesus Pergi untuk Datang Kembali (Kenaikan Tuhan Yesus)

Alkitab mencatat bahwa empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus terangkat kembali ke surga dengan disaksikan oleh para murid-Nya. Hari ini, bertepatan dengan peringatan Hari Kenaikan Tuhan Yesus, apakah makna peringatan itu bagi iman kita?

Makna peringatan hari raya ini dapat dilihat dari signifikansinya dalam tiga dimensi waktu: lampau, kini, dan yang akan datang. Pertama, dimensi waktu lampau: Kenaikan Tuhan Yesus membuktikan bahwa Ia sungguh sudah bangkit dan karya keselamatan-Nya bagi umat manusia sudah digenapkan. Setelah bangkit, meskipun Tuhan Yesus telah berulang kali menampakkan diri, banyak orang meragukan kebangkitan-Nya (1:3; 1 Korintus 15:6). Kenaikan-Nya ke surga mematahkan semua keraguan tersebut. Saat kenaikan, tubuh Tuhan Yesus terangkat ke langit tanpa alat bantu, suatu peristiwa supranatural yang hanya dapat dilakukan oleh tubuh kebangkitan. Kebenaran kebangkitan Tuhan Yesus membawa implikasi bahwa karya keselamatan-Nya sudah genap. Tugas-Nya di dunia sudah selesai sehingga Ia dapat kembali ke tempat asal-Nya, yakni surga. Kedua, dimensi waktu sekarang: Kenaikan Tuhan Yesus untuk mempersiapkan tempat dan mengutus Roh Kudus ke dalam dunia. Sebelumnya, Tuhan Yesus mengatakan bahwa Ia akan pergi untuk menyediakan tempat di surga bagi pengikut-Nya. Setelah itu, Ia akan datang kembali menyambut dan membawa mereka bersama-Nya di surga (Yohanes 14:1-3). Selain itu, dengan kenaikan-Nya ke surga, Yesus mengutus Roh Kudus ke dalam dunia sebagai Penolong dan Penghibur yang menyertai mereka sampai kepada akhir zaman (Yohanes 14:16, 26; Matius 28:20). Ketiga, dimensi waktu yang akan datang: Kenaikan Tuhan Yesus memberitahu kita bahwa Ia akan datang untuk kedua kalinya dan memberi pengharapan kebangkitan bagi setiap orang percaya. Setelah tubuh Tuhan Yesus tertutup awan, malaikat muncul dan mengabarkan bahwa suatu hari, Ia akan datang kembali (Kisah Para Rasul 1:11). Ketika waktunya tiba, Ia akan datang kembali untuk memberikan tubuh kebangkitan kepada setiap orang percaya dan mengumpulkan mereka bersama-Nya untuk selamanya di surga (1Tesalonika 4:15-17).

Peringatan kenaikan Tuhan Yesus mengingatkan bahwa meskipun hidup kita di dunia ini hanya sementara, kita memiliki pengharapan kekal yang pasti karena keselamatan kita sudah digenapkan oleh Tuhan Yesus. Kita sedang menanti kedatangan-Nya untuk menyambut kita tinggal bersama-Nya selamanya. Kenyataan ini sekaligus mengingatkan kita tentang banyak orang di sekitar kita yang masih belum memiliki pengharapan ini. Apakah Anda tergerak untuk mengabarkan keselamatan di dalam Tuhan Yesus kepada mereka? [Pdt. Timotius Fu]

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design