Mazmur 145

Mengagungkan TUHAN

28 Desember 2022
GI Purnama

Daud adalah seorang yang hidupnya sangat dekat dengan TUHAN. Pengalaman hidupnya berama TUHAN itu membentuk sikapnya. Salah satu sikap Daud yang amat menonjol adalah bahwa dia sangat mengagungkan TUHAN. Sikap mengagungkan TUHAN bukanlah sikap yang muncul berdasarkan lamanya seseorang mengaku sebagai orang Kristen atau sebagai anggota umat Allah, tetapi berdasarkan pengalaman hidup yang dijalani bersama dengan TUHAN. Dalam kitab Mazmur, kita bisa melihat secara gamblang bahwa Daud melibatkan Allah seumur hidupnya, mulai saat dia masih menjadi seorang gembala kambing domba pada usia muda sampai ia menjadi seorang panglima perang, bahkan sampai ia menjadi seorang raja. Dia selalu mengutarakan isi hatinya--keluhannya, kekesalannya, kekuatirannya, ketakutannya, rasa bersalahnya, rasa syukurnya, keyakinannya, dan sebagainya--kepada TUHAN. Pengalaman hidupnya itulah yang membuat ia selalu hendak mengagungkan dan memuji Tuhan (145:1-2). Mengagungkan TUHAN itu sudah sepantasnya karena TUHAN itu memang agung dan kebesaranNya tak terduga (145:3-4). Salah satu kunci yang membuat Daud selalu hendak mengagungkan TUHAN--bahkan ingin memberitakan keagungan Tuhan--adalah karena dia sering merenungkan perbuatan TUHAN dalam hidupnya (145:5-6, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).

Salah satu kunci penentu apakah Anda bisa mengagungkan TUHAN atau tidak adalah pandangan Anda tentang TUHAN. Siapakah TUHAN bagi diri Anda? Apakah Anda seperti Daud yang bisa membuat pengakuan, "TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya." (145:8-9). "TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk." (145:13b-14). "TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan." (145:1718). Apakah Anda bisa mengucapkan pengakuan semacam itu dari lubuk hati Anda yang paling dalam? Apakah Anda bisa mengungkapkan dengan kata-kata Anda sendiri, "Siapakah TUHAN bagi diri Anda?" Bila Anda sanggup menjawab, Anda akan bisa mengagungkan TUHAN!

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design