Yohanes 7:53-8:11

Hidup oleh Anugerah

22 Maret 2022
GI Purnama
Konsep hidup oleh anugerah Allah adalah konsep yang sulit dimengerti manusia sepanjang zaman, terutama oleh mereka yang hidupnya sangat mementingkan aturan atau hukum. Waktu seorang perempuan tertangkap basah sedang berzinah, para ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa perempuan itu kepada Tuhan Yesus dengan maksud meminta persetujuan untuk melempari perempuan itu dengan batu. Tindakan ini membangkitkan dua pertanyaan: Pertama, mengapa yang dibawa kepada Tuhan Yesus hanya si perempuan? Bukankah perzinahan selalu melibatkan pria dan wanita? Mengapa si pria dibiarkan saja? Jelas bahwa pada masa Tuhan Yesus, terdapat ketidakadilan menyangkut masalah gender. Kedua, mengapa para ahli Taurat dan orang-orang Farisi tampak bernafsu untuk ikut menghukum perempuan itu? Mereka ingin ikut menjatuhkan hukuman rajam karena mereka menganggap diri mereka lebih suci atau lebih benar daripada perempuan yang ditemukan sedang berzinah itu. Akan tetapi, saat Tuhan Yesus meminta orang yang merasa tidak berdosa melempar batu lebih dahulu, mereka terpaksa mengintrospeksi diri, lalu satu demi satu pergi diam-diam dengan rasa malu. Sungguh aneh bukan: Tuhan Yesus yang tidak berdosa tidak mau menghukum perempuan itu, sedangkan orang-orang berdosa justru ingin menghukum perempuan itu! Sikap Tuhan Yesus yang tidak mau ikut menghukum itulah yang kita sebut sebagai hidup yang penuh dengan anugerah, dan sikap seperti itulah yang membuat perempuan itu bisa hidup oleh anugerah.

Apakah anugerah Allah telah mewarnai hidup Anda? Hidup yang tidak diwarnai oleh anugerah bisa menjurus kepada dua ekstrem. Ekstrem pertama adalah hidup yang bebas tanpa aturan dan tanpa kepedulian. Ekstrem kedua adalah hidup yang penuh dengan aturan dan sikap saling menghakimi. Sebaliknya, hidup yang diwarnai anugerah adalah hidup yang saling mengampuni dan saling peduli. Hidup tanpa anugerah diwarnai oleh ketiadaan sikap bertanggung jawab atau oleh sikap yang sewenang-wenang. Sebaliknya, hidup yang diwarnai anugerah Allah adalah hidup yang saling membangun dan yang menghasilkan damai sejahtera. Apakah rumah, gereja, lingkungan kerja, dan lingkungan pergaulan Anda telah diwarnai oleh anugerah Allah. Apakah orang-orang di sekitar Anda bisa merasakan pancaran anugerah Allah melalui kehidupan Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design