1 Raja-Raja 20:1-34

Diberi Anugerah, Pakai Baik-Baik

2 Agustus 2021
Pdt. Sumito Sung

Bangsa Israel sangat terpojok, tanpa harapan, dan menyedihkan. Benhadad--raja Aram--mengepung Samaria dan menuntut agar Ahab--raja Israel--menyerahkan kekayaannya, istri-istrinya, dan anak-anak gadisnya. Para pegawai Benhadad akan menggeledah dan mengambil apa pun yang mereka inginkan. Akhirnya, Ahab mengikuti anjuran para tua-tua Israel untuk menolak permintaan itu. Akibatnya, Benhadad marah dan perang tak terelakkan. Ahab tak berdaya!

Tiba-tiba, harapan muncul! Seorang nabi mendatangi Ahab dan menyampaikan pesan bahwa Tuhan akan menolong dan membuat mereka bisa mengalahkan tentara Aram, sebagai bukti kekuatan dan keunggulan Tuhan. Ahab mengikuti perintah Tuhan karena dia tidak punya pilihan lain yang bisa memberi harapan. Tuhan membuat bangsa Israel menang. Kemudian, Tuhan meminta Ahab untuk mempersiapkan kembalinya tentara Aram pada musim semi berikutnya. Akhir musim semi dan awal musim panas merupakan musim ekspedisi militer karena saat itu--di Timur Tengah--tersedia rumput untuk kuda. Kemenangan sudah pasti, meskipun Raja Ahab belum bisa melihatnya. Cara Tuhan menyelamatkan bangsa Israel di luar dugaan. Dengan dukungan orang-orang muda pengiring--atau pelayan--para kepala daerah, Tuhan mengalahkan tentara Aram. Orang-orang muda ini mungkin belum dilatih secara militer sama sekali. Selain itu, jumlah tentara Israel kalah banyak bila dibandingkan dengan tentara Aram. Akan tetapi, oleh kemurahan hati Tuhan, bangsa Israel memenangkan peperangan.

Peristiwa di 20:31-34 serupa dengan kisah kegagalan Raja Saul menaati perintah Tuhan, yang membuat Tuhan menolak dia. Benhadad --raja Aram--menyebut dirinya sebagai "hamba" Ahab--raja Israel--jika ia dikasihani. Namun, Ahab menganggapnya sebagai "saudara" jika Benhadad bersedia membuat perjanjian dengan Ahab. Rencana Ahab bertentangan dengan perintah Tuhan untuk menumpas musuh. Ahab berpikir bahwa lebih baik bangsa Israel hidup makmur dan mendapat sekutu untuk menghadapi serangan bangsa lain daripada mematuhi perintah Tuhan. Anugerah Tuhan gratis, tetapi tidak boleh dianggap murahan, sehingga tidak boleh disia-siakan. Apakah Anda selalu menghargai anugerah Allah yang telah Anda terima dengan hidup dalam ketaatan? Muliakanlah Tuhan dengan hidup Anda!

Pokok Doa
1. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
2. Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).
3. Badan Pekerja Majelis Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design