Kisah Para Rasul 16:13-40

Menaati Panggilan Allah

21 Juni 2021
GI Purnama

Rasul Paulus menaati panggilan Allah untuk pergi ke Makedonia (16:9-10). Kota pertama di Makedonia yang ia kunjungi adalah Filipi. Seperti biasa, Rasul Paulus dan tim pelayanannya mengawali pelayanan dengan mencari orang Yahudi. Akhirnya, mereka menemukan tempat sembahyang orang Yahudi di tepi sungai di luar pintu gerbang kota. Di sana, mereka bertemu dan berbicara dengan beberapa wanita, dan seorang wanita penjual kain ungu dari Tiatira bernama Lidia membuka hatinya dan percaya kepada Tuhan, lalu minta dibaptis bersama dengan seluruh keluarganya. Selanjutnya, tindakan Rasul Paulus mengusir roh tenung dari seorang hamba perempuan membuat para majikan perempuan itu marah, lalu menangkap Rasul Paulus dan Silas, kemudian menghasut para pembesar untuk memenjarakan mereka. Akan tetapi, pemenjaraan itu justru menghasilkan pertobatan kepala penjara.

Pelayanan Rasul Paulus di kota Filipi menghasilkan beberapa kesimpulan: Pertama, ketaatan terhadap penggilan Allah tidak membuat segala sesuatu menjadi lancar dan aman, tetapi ketaatan membuat rencana Allah terwujud melalui diri kita. Bagi Rasul Paulus, ketaatan membuat Beliau ditangkap dan dipenjarakan. Sudahkah Anda menaati panggilan Allah terhadap diri Anda? Kedua, walaupun Rasul Paulus memulai pelayanan dengan mencari orang Yahudi, tidak ada catatan tentang respons orang Yahudi di situ. Yang responsnya paling menonjol adalah Lidia, seorang wanita bukan Yahudi yang berasal dari Tiatira. Respons terhadap pelayanan kita tidak selalu bisa kita duga! Ketiga, pelayanan Rasul Paulus dan tim yang sangat singkat di Filipi tidak berarti bahwa pelayanan mereka gagal. Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi memperlihatkan bahwa jemaat ini terus bertumbuh. Tak ada celaan terhadap jemaat yang hanya dilayani dalam jangka waktu sangat singkat oleh Rasul Paulus ini! Keempat, dipenjarakan tidak membuat respons Rasul Paulus menjadi negatif. Sikap Rasul Paulus dan Silas yang memuji Allah dalam penjara dan mencegah para tahanan melarikan diri dari penjara merupakan kesaksian hidup yang luar biasa bagi para tahanan lain, sekaligus membuat kepala penjara mengurungkan niat bunuh diri, bahkan menjadi percaya kepada Tuhan Yesus, lalu memberi diri untuk dibaptis bersama seluruh keluarganya. Apakah Anda berespons secara positif saat menghadapi tantangan?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design