Keluaran 10-11

TUHAN, Allah Yang Perkasa

28 Februari 2023
Pdt. Sumito Sung

TUHAN berkata bahwa Ia mengeraskan hati Firaun. Hati adalah pusat dari intelektual, kehendak, dan perasaan manusia. Pengerasan hati Firaun itu berlangsung dari pasal 4 sampai 14. Ada yang berpendapat bahwa jika TUHAN mengeraskan hati seseorang, maka orang itu tidak bersalah atas perbuatan-Nya yang salah. Ini tidak benar! Firaun telah mengeraskan hatinya sendiri untuk terus berbuat dosa (8:15, 32; 9:34). Firaun harus bertanggung jawab atas dosanya sendiri! Dia adalah seorang yang tidak saleh, diktator yang brutal, dan penyiksa umat Israel. Rakyatnya tidak menentang keputusan Firaun. Mengapa TUHAN mengeraskan hati Firaun? TUHAN mengeraskan hati Firaun dalam arti membiarkan hati Firaun yang memang sudah keras dari awal, sehingga Ia dapat menghukum bangsa Mesir. TUHAN menyerahkan Firaun kepada keinginan hatinya (lihat Roma 1:24-32). Perhatikan bahwa beberapa tulah yang lebih awal sedikit melunakkan hati Firaun. Saat TUHAN menghentikan tulah, hati Firaun kembali mengeras. Ia mengeraskan hatinya sendiri ketika TUHAN menunjukkan kemurahan-Nya. Ada yang berpendapat bahwa seberapa pun mengerikannya tulah yang ditimpakan TUHAN, sebenarnya TUHAN menunjukkan kemurahan-Nya karena Ia tidak membinasakan seluruh bangsa Mesir.

Pada tulah kedelapan, TUHAN mendatangkan belalang ke negeri Mesir. Orang Mesir takut terhadap belalang. Belalang adalah serangga pemakan daun dan merupakan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Hama belalang menyerang perkebunan dengan membentuk kelompok atau koloni. Orang Mesir memiliki dewa-dewa tertentu yang dapat dimintai bantuan untuk menghadapi bencana. Akan tetapi, mereka tidak sanggup mengatasi tulah belalang ini. TUHAN menjelaskan kepada Musa bahwa Dia melakukan ini untuk menunjukkan kekuatan-Nya, sehingga orang Ibrani dapat menceritakan hal itu kepada anak cucu mereka. Masalah ini sangat sering ditekankan oleh TUHAN sehingga tidak boleh diabaikan. TUHAN sedang meletakkan dasar iman bagi umat Israel.

Tulah kesembilan adalah kegelapan meliputi tanah Mesir. Di sini, TUHAN menyerang kepercayaan inti orang Mesir. Kegelapan yang luar biasa ini berasal dari luar. Hal ini sangat penting karena dewa tertinggi orang Mesir adalah Ra, Dewa Matahari. Kegelapan menguasai seluruh Mesir berarti bahwa Dewa Matahari tidak berdaya terhadap TUHAN Allah. Jika Firaun tidak membiarkan Israel pergi untuk menyembah Allah, Mesir akan dikuasai oleh kegelapan. Firaun pasti terkesan karena peristiwa ini sangat tidak normal dan dewa yang mereka sembah tidak berdaya. Perhatikan bahwa ada terang di semua tempat tinggal orang Israel. Apakah Anda sungguh-sungguh yakin bahwa Anda menyembah TUHAN, Allah Yang Perkasa?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design