Kisah Para Rasul 10:19-48

Berkumpul Mendengarkan Firman Allah!

16 Februari 2019
Bacaan Alkitab hari ini : Kisah Para Rasul 10:19-48

Kisah Kornelius dalam Kisah Para Rasul 10 ini amat menarik. Kornelius adalah orang non-Yahudi yang menganut agama Yahudi. Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah (10:2). Karena diperintah oleh Allah (melalui seorang malaikat) untuk mengundang Rasul Petrus datang ke rumahnya (10:5), Kornelius mempersiapkan penyambutan terhadap kedatangan Rasul Petrus dengan mengundang sanak saudara dan sahabat-sahabatnya (10:24). Saat Rasul Petrus menyampaikan khotbah, Roh Kudus bekerja (10;44), sehingga berita Injil tentang Yesus Kristus disambut dengan hati terbuka. Semua orang yang mendengar khotbah Rasul Petrus merespons dengan mempercayai berita Injil, sehingga Rasul Petrus merasa telah tiba saatnya untuk melakukan pembaptisan massal (10:47).

Mengadakan acara untuk berkumpul bersama merupakan kebiasaan berbagai suku di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia, umum terjadi bahwa banyak orang berkumpul dalam sebuah rumah untuk melakukan bermacam-macam kepentingan, antara lain untuk mengadakan perayaan ulang tahun, pernikahan, peringatan kematian, mengucap syukur untuk rumah baru, dan berbagai keperluan lain. Apa yang dilakukan oleh Kornelius itu merupakan teladan bagi kita bahwa acara kumpul bersama bisa membuka kesempatan untuk menyampaikan berita Injil. Tidak mudah mengundang orang untuk datang ke gereja. Mengundang orang untuk datang ke rumah lebih mudah karena hal itu merupakan hal yang wajar. Oleh karena itu, bila Anda memiliki kerinduan untuk memberitakan Injil Yesus Kristus, salah satu cara yang bermanfaat adalah dengan menyelenggarakan acara syukuran di rumah Anda.

Apakah Anda memiliki keterbukaan hati seperti Kornelius dalam menyambut berita Injil? Apakah Anda pernah memanfaatkan kesempatan kumpul bersama untuk keperluan pemberitaan Injil? Mengundang orang datang untuk acara syukuran merupakan salah satu cara yang efektif untuk memberitakan Injil. Tentu saja ada berbagai cara lain yang bisa dilakukan untuk memberitakan Injil. Kita perlu mengembangkan kreativitas dan kepekaan terhadap kehendak Allah dalam hidup kita. Bila Anda memiliki kerinduan untuk menjadi alat guna dipakai bagi pekerjaan Tuhan, pikirkanlah apa yang dapat Anda lakukan secara konkrit dan rencanakanlah pelaksanaannya. [P]
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design