Mazmur 120

Menjaga Hati

6 November 2026
GI Wirawaty Yaputri

Ada sebuah pepatah Inggris yang berbunyi, "Birds of a feather flock together." Secara harfiah, pepatah ini berarti, "Burung yang bulunya sama akan bergerombol. Makna pepatah ini adalah bahwa manusia itu cenderung bergaul dengan orang yang karakternya sama. Manusia itu lebih suka berkumpul dengan mereka yang hobinya sama. Manusia itu lebih nyaman berkumpul dengan orang yang karakternya sama. Itulah sebabnya, pemazmur mengatakan bahwa ia itu celaka karena harus tinggal sebagai pendatang di Mesekh, serta menetap di antara kemah-kemah Kedar (120:5). Mesekh adalah nama dari suku barbar yang letaknya sangat jauh dari Israel. Kedar adalah suku nomaden yang tinggal di padang gurun Arab. Tidak diketahui mengapa pemazmur dapat tinggal bersama dengan suku-suku itu. Pemazmur mengatakan bahwa mereka memiliki bibir dusta dan lidah penipu (120:2-3). Mereka adalah bangsa yang membenci perdamaian dan suka berperang (120:6-7). Jelas bahwa mereka yang tidak percaya kepada TUHAN itu pasti berbeda dengan umat TUHAN dalam hal karakter, pola pikir, kebiasaan, sikap, dan kosa kata, sehingga pemazmur merasa tidak betah tinggal bersama mereka, bahkan ia merasa sesak (120:1).

Tidaklah mudah menjaga hati di lingkungan seperti yang diuraikan di atas. Pemazmur mengalami perlakuan buruk dari orang-orang di sekitarnya yang merasa bahwa ia tidak sama dengan mereka dalam banyak hal. Walaupun berada dalam lingkungan yang menolak dan mengucilkan dirinya, bacaan Alkitab hari ini memperlihatkan bahwa pemazmur memiliki kunci untuk tetap bisa hidup dengan menjaga hati di tengah lingkungan yang buruk, yaitu dengan berseru kepada TUHAN dan menanti jawaban-Nya (120:1). Pemazmur dengan jelas berkata bahwa TUHAN menjawab seruannya. Kita tidak menemukan penjelasan tentang bagaimana TUHAN menjawab doa pemazmur. Akan tetapi, jelas bahwa pemazmur berhasil menjaga hati agar tetap beriman di tengah lingkungan yang tidak mendukung imannya. Kemampuan menjaga hati ini jelas didukung oleh kehidupan doanya.

Saat ini orang percaya juga berada di tengah lingkungan yang buruk. Banyak orang hidup dengan nilai-nilai dunia serta tidak memedulikan orang lain. Banyak pula orang yang suka berbicara dengan perkataan yang kasar, vulgar, serta berisi dusta. Kita juga sering dibombardir dengan berbagai hoaks serta unggahan gaya hidup yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Bagaimana Anda dapat tetap menjaga hati dalam kondisi seperti itu? Apakah Anda sudah memiliki kehidupan doa yang bisa menopang iman Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design