Satu momen yang sangat menyedihkan dalam Kitab Yehezkiel adalah saat kemuliaan TUHAN meninggalkan Bait Suci (pasal 10–11). Ketidakhadiran Allah adalah tragedi dan kehilangan terbesar bagi umat Israel. Bait itu menjadi bangunan kosong tak berarti. Namun, TUHAN sendiri membalikkan penghakiman-Nya dan memulihkan hubungan perjanjian dengan umat-Nya. Kemuliaan TUHAN kembali ke tengah umat-Nya! Dalam bacaan Alkitab hari ini, kemuliaan TUHAN kembali masuk melalui pintu gerbang timur, arah yang sama dengan saat kemuliaan TUHAN meninggalkan Bait sebelumnya (continue)





