Mazmur 122

Sukacita ke Rumah Allah

8 November 2026
GI Wirawaty Yaputri

Sukacita pemazmur sudah muncul sebelum ia tiba di Rumah TUHAN. Saat mendengar ajakan, "Mari kita pergi ke rumah TUHAN" (122:1), pemazmur merasa sangat bersukacita. Hal ini luar biasa! Kerinduan pemazmur kepada TUHAN membuat ia menantikan waktu untuk pergi ke Rumah TUHAN. Ketika diajak pergi, sukacitanya meluap. Ia seperti orang yang hendak bertemu dengan pujaan hatinya setelah lama berpisah. Yerusalem tidak tiba-tiba ada, tetapi dibangun oleh Allah yang memakai Daud dan Salomo bersama dengan umat Israel. Setibanya di Yerusalem, rasa bangga pemazmur tidak dapat dibendung. Pemazmur memuji Yerusalem dan menyebutnya sebagai kota yang dibangun sebagai kota yang erat terpadu (122:3). Arti perkataan "erat terpadu" itu tidak jelas. Kemungkinan, yang dimaksud adalah bahwa Yerusalem merupakan tempat yang ditetapkan Allah untuk menyatukan umat-Nya yang datang beribadah di kota itu. Perhatikan bahwa umat Allah datang beribadah ke Yerusalem bukan sekadar karena kewajiban atau aturan agama, tetapi juga karena umat Allah hendak menyampaikan rasa syukur kepada TUHAN (122:4). Pemazmur datang dengan sukacita karena Ia datang dengan hati yang bersyukur

Yerusalem dipuji pemazmur karena menjadi pusat pemerintahan dan pengadilan. Semula, Yerusalem adalah kota keadilan, yaitu kota yang menjunjung kebenaran dan menghukum kejahatan. Pemazmur berdoa bagi kesejahteraan dan damai sejahtera Yerusalem (122:6-7) agar umat Allah dapat menjalani penghakiman yang adil, serta hidup dalam kebenaran. Umat yang hidup dalam kebenaran akan menikmati berkat TUHAN dan hidup dengan damai sejahtera. Berdoa bagi kesejahteraan Yerusalem berarti berdoa bagi kesejahteraan umat Allah. Perhatikan bahwa pemazmur tidak hanya berhenti dengan mendoakan, melainkan ia juga mengupayakan yang terbaik bagi Yerusalem, karena Rumah TUHAN ada di kota itu (122:9). Rumah TUHAN sebagai simbol kehadiran TUHAN pada zaman itu menjadi alasan bagi pemazmur untuk mengupayakan kebaikan bagi Yerusalem. Kata "mengupayakan" bisa diterjemahkan menjadi "mencari dengan sepenuh hati". Kesimpulannya, pemazmur dengan aktif mencari cara untuk mendapatkan kesejahteraan bagi Yerusalem dengan tujuan untuk menjaga Rumah TUHAN dan mengalami kehadiran TUHAN di antara mereka.

Pada masa kini, kita tidak lagi beribadah hanya di satu tempat secara bersama-sama. Kita dapat beribadah di gereja lokal terdekat. Apakah Anda masih tetap antusias setiap kali mengikuti ibadah? Apakah Anda ikut mengupayakan kebaikan bagi gereja tempat Anda beribadah? Apakah Anda selalu bersukacita saat beribadah?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design