Kita hidup pada zaman yang berubah dengan cepat. Foto kenangan yang tersimpan dalam ponsel mungkin jarang dilihat dan pengalaman hidup mungkin berlalu tanpa sempat direnungkan. Tidak mengherankan bila ritme hidup seperti ini membuat kita mudah merasa gelisah, takut, atau kehilangan arah saat menghadapi tantangan baru. Kita lupa bahwa TUHAN pernah menolong kita! Mazmur 105 hadir sebagai teguran lembut, bahwa iman yang kuat tidak dibangun dari perasaan sesaat, melainkan dari memori iman yang dipelihara dengan sengaja.
Mazmur 105 menceritakan Sejarah Penyelamatan Israel dalam bentuk pujian. Mazmur ini berpusat pada karya TUHAN: panggilan Abraham, pemeliharaan TUHAN terhadap Yusuf, perjalanan ke Mesir, tulah-tulah, hingga masuknya bangsa Israel ke Tanah Perjanjian. Mazmur ini merupakan liturgi memori atau nyanyian yang dirancang untuk menjaga agar generasi demi generasi tidak melupakan perbuatan Allah. Mazmur ini bukan sekadar nostalgia, melainkan pendidikan iman. Kata ingatlah (105:5)—atau zakar—dalam tradisi Israel bukan sekadar menunjuk pada aktivitas mental seperti melihat foto album lama, melainkan memiliki dimensi spiritual, yaitu menghadirkan kembali tindakan Allah pada masa lalu, sehingga memengaruhi respons kita pada masa kini. Mazmur 105:5 menempatkan memori sebagai fondasi iman. Saat mengingat perbuatan Allah—mukjizat, pemeliharaan, maupun penghukuman-Nya—umat TUHAN akan menemukan keberanian dan arah untuk menjalani hari ini.
Ada seorang pendaki yang selalu mencatat setiap peristiwa saat melewati medan sulit seperti jurang yang curam, hujan badai, atau jalur yang membingungkan. Saat menghadapi tantangan baru, ia membuka catatan itu, bukan untuk bernostalgia, tetapi untuk mengingat, jika aku bisa melewati kesulitan seperti ini, aku pasti bisa melewati kesulitan di depanku saat ini. Demikianlah memori iman bekerja! Catatan kecil tentang kesetiaan TUHAN pada masa lalu menjadi pegangan yang membuat kita bisa tetap berdiri tegak pada masa kini. Saat kita merasa takut, pikirkan kembali apa yang Tuhan pernah lakukan dalam hidup Anda dan dalam kisah-kisah di Alkitab. Hal ini akan menolong kita untuk tetap kuat dan semangat dalam menjalani hidup.
Iman yang kokoh lahir dari hati yang tidak cepat lupa! Dengan mengingat perbuatan TUHAN— besar maupun kecil—kita akan berani melangkah ke depan. Tuhan yang bekerja dalam sejarah Israel adalah Tuhan yang bekerja dalam sejarah hidup kita hari ini. Peristiwa apa dalam hidup Anda yang paling jelas menunjukkan adanya penyertaan Tuhan?