Minggu, 11 Januari 2015

Perhatikan dengan Seksama, Bagaimana Kamu Hidup

11 Januari 2015
Minggu, 11 Januari 2015

Bacaan Alkitab hari ini: Amsal 10


Menjadi orang baik (orang benar) atau menjadi orang jahat (orang fasik) adalah pilihan. Tuhan memperkenankan kita hidup dalam dunia ini bukanlah merupakan suatu kebetulan, tetapi karena ada maksud tertentu Allah bagi kita. Ada ganjaran bagi hidup yang baik dan juga hidup yang jahat. Orang benar (orang yang dibenarkan Tuhan) akan melakukan kebenaran. Orang yang melakukan kebenaran, hidupnya menjadi benar. Para Nabi sering menyoroti penindasan, penipuan dan pemerasan terhadap orang lemah. Semuanya ini mengingkari kebenaran yang dituntut Allah dari umat-Nya. Perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan Firman Tuhan adalah perbuatan yang tidak pantas, tidak cocok, dan memalukan kalau dilakukan oleh seorang yang mengatakan bahwa dirinya telah dilahirkan kembali.

Kita hidup untuk memuliakan Tuhan. Bagaimana kita dapat memuliakan Tuhan kalau kita masih hidup dalam kefasikan? Tidak mungkin. Ketika berbicara kepada jemaat di Efesus (Ef 5:15), Rasul Paulus meminta jemaat untuk memperhatikan dengan saksama bagaimana mereka hidup. Jangan seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif. Perhatikan bahwa dengan “saksama” artinya harus belajar dari Alkitab dengan teliti dan melihat teladan hidup dari orang-orang yang takut akan Tuhan. Dengan demikian, ayat Firman Tuhan mendapat tempat yang layak di hati kita dan dapat mengubah kita menjadi bejana yang indah di mata Tuhan. [LM]

Efesus 5:15

“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama,
bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.”
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design