Takut Kepada Allah adalah Permulaan Hikmat

Mencari Hikmat

2 Januari 2015
Takut Kepada Allah adalah Permulaan Hikmat

Seperti kitab lain dalam Alkitab, kitab Amsal juga menyajikan makanan rohani yang perlu dinikmati dalam porsi yang tepat. Isinya berupa nasihat-nasihat yang sangat padat. Kitab Amsal menjawab masalah kehidupan sehari-hari, terutama masalah yang menyangkut moral, etika, sosial, dan ekonomi. Selain Raja Salomo sebagai penulis utama, ada penulis-penulis lain yang menuliskan bagian-bagian tertentu dalam kitab Amsal. Kehidupan Raja Salomo memperlihatkan adanya hikmat yang meliputi segala aspek kehidupan, baik akal maupun tindakan. Hal ini terlihat jelas saat dia memimpin pengadilan (1 Raja-Raja 3:16-28). Ia mengasihi Tuhan. Ia berdoa memohon agar Allah memberikan kemampuan untuk membedakan yang baik dan yang jahat. Hikmat yang dimiliki Salomo merupakan karunia Allah.

Kita hidup dalam dunia yang telah terkontaminasi (tercemar) oleh dosa. Segala sesuatu dalam kehidupan praktis sehari-hari tidak berjalan sebagaimana yang dikehendaki Tuhan. Ada kekacauan moral serta ketiadaan norma dan etika. Orang percaya tidak steril terhadap persoalan-persoalan yang sulit, sehingga tidak mudah menjalani kehidupan ini. Namun demikian, ada kekuatan dan jalan keluar di dalam Tuhan. Jalan keluar ini diberikan oleh Tuhan Sang Pencipta manusia. Tuhan tahu siapa kita dan Dia juga mengetahui keadaan dunia yang berdosa ini. Dalam kondisi seperti ini, sangat perlu bagi kita untuk kembali kepada kebijaksanaan yang berasal dari Tuhan. Kitab Amsal perlu kita hayati agar kita memiliki standar dan etika moral untuk mengendalikan tingkah laku yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan sesama.

Dalam kitab Amsal, hikmat ditekankan sebagai jalan hidup. Hikmat dipandang terutama sebagai kemampuan yang menguntungkan, tetapi keuntungan yang dimaksud bukanlah keuntungan secara duniawi. Hikmat adalah kemampuan untuk mengajarkan kehidupan yang sederhana dalam kebenaran, dengan maksud agar kita berbakti kepada Allah. Walaupun kitab Amsal ditulis dalam konteks masyarakat Yahudi kuno yang penduduknya umumnya hidup sebagai petani dan gembala, kitab ini mencatat beberapa referensi tentang kehidupan perkotaan dan ruang lingkup bahasannya mencakup seluruh aspek kehidupan.

Menarik untuk diperhatikan bahwa nabi-nabi dalam Perjanjian Lama, Tuhan Yesus, Rasul Petrus, maupun Rasul Paulus mengutip beberapa ayat dari kitab Amsal. Hal ini menunjukkan bahwa kitab Amsal tepat guna pada segala zaman. Orang yang menolak ajaran kitab Amsal adalah orang bodoh. [LM]




Jumat, 2 Januari 2015

Bacaan Alkitab hari ini: Amsal 1

Hikmat dapat dicari. Hikmat dapat diminta dari Tuhan karena Tuhan adalah sumber dan pemberi hikmat. Walaupun hikmat adalah anugerah Allah, ada bagian kita sebagai manusia yang harus kita kerjakan. Hikmat diperlukan untuk dapat bertindak dengan bijaksana. Hikmat diperoleh atas dasar takut akan Allah. Seorang yang takut akan Allah akan memperoleh hikmat. Hikmat dapat diperoleh baik oleh orang muda yang belum berpengalaman maupun oleh orang tua. Orang yang datang kepada sumber hikmat akan mendapatkan hikmat secara berlimpah-limpah (Yakobus 1:5).

Dalam kitab Amsal, arti hikmat bukan hanya berkaitan dengan akal budi, tetapi juga meliputi segenap unsur dalam diri seseorang. Salomo adalah perwujudan dari hikmat ini. Apa yang dapat kita pelajari dari Salomo sehingga ia memiliki hikmat yang luar biasa? Pertama, Salomo takut akan Tuhan (1:7). Kedua, Salomo mengasihi Tuhan (1 Raja-Raja 3:3). Ketiga, Salomo meminta hikmat kepada Tuhan agar ia bisa membedakan yang baik dan yang jahat dan Tuhan mengabulkan permintaan tersebut (1 Raja-Raja 3:9,12). Hikmat Salomo yang merupakan karunia Allah terlihat saat ia mengadili dua orang pelacur yang memperebutkan bayi yang masih hidup (1 Raja-Raja 3:16-28). Ia mengarang tiga ribu amsal (pepatah) dan seribu lima nyanyian (1 Raja-Raja 4:32) serta sanggup menjawab teka-teki yang sukar (1 Raja-Raja 10:1). Teladan Salomo itu mengajarkan bahwa kita perlu mencari hikmat yang berasal dari Tuhan.

Apakah anda telah memperoleh hikmat dari Tuhan? Hikmat sangat dibutuhkan saat kita menjalani hidup di dunia yang penuh kekacauan moral dan etika. [LM]

Amsal 1:7

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”
Pokok Doa
1. Pegawai Negeri Sipil.
2. Pengentasan Kemiskinan.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GK.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design