Yesaya 36

Percaya Kepada TUHAN

22 November 2023
GI Wirawaty Yaputri

Ada orang yang berkata, "Jika Anda hidup saleh, Anda tidak akan ditimpa masalah. Jika Anda ditimpa masalah, berarti hidup Anda belum saleh, sehingga Anda harus berusaha untuk menjadi lebih saleh." Tentu saja, pemikiran dan teologi yang mendasari pendapat di atas tidak sesuai dengan ajaran Alkitab. Dalam Alkitab, Allah tidak pernah berjanji bahwa orang yang hidup saleh tidak akan tertimpa masalah. Sebaliknya, orang saleh sering diuji dengan berbagai masalah. Alasannya, TUHAN tahu bahwa hanya orang saleh yang sanggup menanggung ujian berat dalam hidupnya! Raja Hizkia--yang menjalani hidup benar, mengalami masa sulit setelah 14 tahun memerintah (36:1). Sanherib--raja Asyur--datang dari utara untuk menyerang dan menaklukkan Yerusalem. Asyur sudah mengalahkan Israel dan Aram, malah sudah menyerang segala kota berkubu di Yehuda dan merebutnya (36:1). Jika Yerusalem jatuh, berarti bahwa Yehuda sudah ditaklukkan oleh Asyur. Dalam kondisi yang sedemikian mencekam, Sanherib mengutus seorang juru minuman agung dari Lakhis ke Yerusalem untuk menemui Raja Hizkia disertai pasukan yang besar (36:2). Penyebutan "Lakhis" menunjukkan bahwa Lakhis adalah kota berkubu yang penting bagi Yehuda. Kota ini terletak 30 mil di sebelah barat daya Yerusalem, Lakhis--yang merupakan kota pertahanan--telah berhasil ditaklukkan oleh Asyur. Situasi Yerusalem di ujung tanduk! Sanherib mengutus juru minuman agung untuk menyampaikan pesan kepada Hizkia dan seluruh rakyat yang berada di atas tembok Yerusalem.

Pesan yang disampaikan juru minuman agung ini disimpulkan di ayat 18, "Jangan sampai Hizkia membujuk kamu dengan mengatakan: TUHAN akan melepaskan kita! Apakah pernah para ilah bangsa-bangsa melepaskan negerinya masing-masing dari tangan raja Asyur?" Juru minuman meminta seluruh penduduk Yerusalem untuk menyerah, dan raja Asyur akan membawa mereka ke negerinya (36:16-17). Perkataan juru minuman agung seperti ada benarnya. Asyur sudah mengalahkan bangsa-bangsa. Tinggal perkara waktu bagi Yerusalem untuk jatuh ke tangan Asyur. Dari kacamata manusia, kejatuhan pasti akan terjadi. Namun, orang percaya tidak boleh takut karena perkataan-perkataan itu. Mereka tahu bahwa TUHAN Allah adalah Pencipta langit bumi dan segala isinya. Tidak ada yang tidak dapat Ia lakukan! Ia sudah melakukan perkara-perkara besar pada masa lampau dan Ia mampu melakukan apa pun di saat ini dan di waktu yang akan datang. Orang percaya tidak boleh memercayai tipu muslihat manusia serta si jahat yang melemahkan iman. Mana yang lebih Anda percayai: firman Allah atau perkataan manusia?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design