Mazmur 41

Berkat TUHAN bagi yang Peduli

11 Oktober 2023
GI Jokhana

Pada Desember 2013, Kyle dan Vanessa Jones mendedikasikan sebuah klinik di antara suku Pokot, beberapa jam dari rumah sakit terpencil tempat mereka bekerja di Kapsowar, Kenya. Kyle sangat sibuk di rumah sakit utama, tetapi hatinya menariknya untuk membawa perawatan medis ke suku yang terpencil ini. Alkitab sering berbicara tentang kepedulian Allah terhadap yang lemah, miskin, dan membutuhkan; serta berkat-Nya bagi mereka yang berbagi kepedulian. Hati yang terbuka terhadap kaum lemah dan miskin adalah kualitas yang menjadi ciri umat TUHAN dan membawa berkat TUHAN.

Daud membuka Mazmur 41 dengan ucapan, "Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah!" (41:2a). Kata dalam bahasa asli Alkitab untuk "lemah" dapat diterjemahkan menjadi "miskin, tidak berdaya, atau tidak penting". Mereka yang lemah biasanya terpinggirkan. Sering kali, mereka sakit karena tidak punya uang untuk membeli makanan bergizi. Sangat mudah untuk mengabaikan orang miskin atau orang lemah. Memperhatikan kaum yang lemah bukan hanya berarti sekadar melihat, tetapi meluangkan waktu untuk memperhatikan. Kata "memperhatikan" berarti perhatian penuh kasih, serta menyiratkan adanya pemikiran dan perenungan yang cermat untuk mengetahui bantuan yang bisa diberikan kepada orang yang lemah. Daud menyatakan bahwa Allah menghargai orang yang menunjukkan kebaikan dan akan memberikan berkat-Nya kepada mereka: meluputkan dia pada hari malapetaka, melindungi dia dan memelihara nyawanya, takkan membiarkan dia diserahkan kepada tangan musuh, dan menolong dia ketika ia terbaring sakit (41:2b-4).

Daud memperhatikan kaum lemah, tetapi ia juga lemah dan memerlukan bantuan. Ia sedang sakit dan bergumul dengan dosanya. Kondisi ini membuat Daud merasa susah. Ia juga berada dalam bahaya karena musuh-musuhnya berkomplot melawan dia dan menunggu ia mati (41:5-10). Dalam kondisi seperti ini, Daud memohon belas kasihan TUHAN untuk memulihkan kondisinya (41:11). Berkat (pertolongan) TUHAN bagi mereka yang menunjukkan kepedulian kepada orang lemah menjadi dasar pengharapan Daud. Setelah kata-kata iman ini, Raja Daud memohon anugerah agar musuhnya tidak bisa mengalahkan dia, mengakui dosa dan meminta TUHAN menyembuhkan dia. Mazmur ini ditutup dengan catatan iman yang kuat. Dia mengakhiri dengan sukacita dan kepastian yang mendalam (41:12-13). Kita boleh berharap bahwa kita yang memperhatikan orang lemah akan diperhatikan TUHAN juga. Apakah ada momen khusus di mana Anda mengalami sendiri bagaimana TUHAN memberkati mereka yang peduli terhadap orang yang lemah?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design