Mazmur 9

Pujilah TUHAN karena Keadilan-Nya

9 September 2023
GI Jokhana

Salah satu cerita yang sangat terkenal dalam Perjanjian Lama adalah hal Raja Salomo mengadili dua wanita yang sama-sama mengeklaim memiliki bayi yang sama. Tampaknya, kasus ini mustahil dipecahkan. Pada masa kini, masalah ini mudah dipecahkan dengan menggunakan tes DNA. Bagaimana Raja Salomo menentukan Ibu dari bayi tersebut? Kisah ini telah menyebar ke seluruh dunia dan menjadi legenda. Akhir ceritanya sangat menakjubkan! Kita merindukan seorang hakim yang adil dan jujur untuk memperbaiki kondisi masyarakat yang bobrok. Kerinduan ini membawa kita kepada TUHAN karena Dialah Penguasa dan Hakim alam semesta yang adil.

Raja Daud mengawali mazmur ini dengan memuji Allah. Dia memerintahkan kita untuk memuji Allah (9:12). Mazmur ini meninggikan nama TUHAN sebagai Hakim yang bijak dan adil. Ia membebaskan umat-Nya dan mengutuk yang jahat. Saat melihat kemuliaan TUHAN sebagai Hakim seluruh dunia, hati kita akan terdorong untuk memuji Dia. Mengapa kita harus memuji TUHAN? Setiap pujian pasti memiliki alasan. Saat melihat jari-jari mungil seorang bayi, mungkin kita merasa gemas dan berkata, "Bentuknya sempurna!". Saat lewat di depan toko roti, mungkin kita berkata kepada pasangan kita, "Wah, harum sekali!". Secara alami, kita memuji hal-hal yang bisa kita nikmati.

Allah adalah Pribadi yang paling indah, paling menarik, dan paling menawan di alam semesta. Kesadaran akan keberadaan Allah akan menggerakkan hati kita untuk memuji Dia. Jadi, perintah untuk memuji TUHAN adalah perintah untuk membuka mata agar kita bisa menyadari keberadaan TUHAN apa adanya dan menanggapi Dia dengan gembira. Sukacita kita tidak akan lengkap sebelum kita mengungkapkannya dengan pujian. Satu-satunya alasan bagi seseorang untuk tidak mau memuji TUHAN adalah karena tidak mengenal Dia.

"Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN" (9:10-11). TUHAN adalah harapan semua orang dan Penolong bagi yang lemah. Dia memperhatikan setiap orang yang dipukuli dan ditindas. TUHAN menjadi tempat perlindungan bagi buruh yang dibayar di bawah upah minimum, dan bagi mereka yang terjebak dalam lingkaran setan kemiskinan. Dia tidak melupakan kekejaman perang di dunia ini. Jika Dia peduli pada semua orang, terlebih lagi Dia akan peduli kepada anak-anak-Nya sendiri yang mengenal Dia dan yang memanggil nama-Nya. Apakah Anda telah mengangkat mata Anda untuk melihat siapa TUHAN itu?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design