Bilangan 33

Memaknai Perjalanan

25 Juli 2023
GI Mario Novanno

Janji tentang kepemilikan tanah yang diberikan TUHAN kepada bangsa Israel tidak lama lagi akan mulai digenapi. Dari tempat perkemahan bangsa Israel di tepi sungai Yordan, tanah yang dijanjikan TUHAN terpampang luas di hadapan mereka (33:49). Sebagian besar bangsa Israel mungkin sudah tidak sabar untuk segera menyeberang dan mendiaminya. Jangan lupa, mereka masih anak-anak--paling senior di antara mereka adalah anak-anak muda berusia 20 tahun--saat TUHAN murka dan memastikan bahwa orang tua mereka tidak akan pernah menjejakkan kaki di Tanah Perjanjian. Banyak di antara mereka yang perlu diingatkan bahwa pada akhirnya, janji TUHAN akan tanah perjanjian akan segera digenapi.

Dengan sengaja, TUHAN memerintahkan Musa untuk menuliskan perjalanan bangsa Israel selama hampir 40 tahun. Minimal ada 42 tempat perhentian yang dicatat. Ada tempat yang sangat monumental--penting dikenang karena peristiwa yang terjadi mempengaruhi sejarah bangsa/masyarakat, tempat TUHAN menyatakan kemahakuasaannya. Di Rameses, TUHAN menghancurkan hati orang Mesir yang bersikeras menahan orang Israel dengan membunuh semua anak sulung di Mesir (33:3-4). Di Pi Hahirot, orang Israel menyaksikan TUHAN ’membelah’ laut dan berjalan di tanah yang kering (33:8). Ada tempat-tempat yang membuktikan pemeliharaan TUHAN: Di Elim, ada 12 mata air dan 70 pohon korma (33:9). Di Rafidim yang kering (ayat 14), TUHAN membuat gunung batu Horeb mengeluarkan air (Keluaran 17:1-7). Ada tempat-tempat menyesakkan batin bangsa Israel. Kadesh, tempat TUHAN menyatakan penghukuman-Nya kepada orang tua mereka karena menolak percaya bahwa TUHAN sanggup membuat mereka masuk ke tanah perjanjian (Bilangan 13-14). Kibrot-Taawa, tempat orang-orang rakus dikuburkan" (33:16-17; 11:34). Ada juga tempat yang biasa-biasa saja, tempat perhentian tanpa peristiwa penting atau monumental, melainkan hanya sekadar tempat berhenti/beristirahat sejenak, tempat mereka berhenti karena mengikuti pimpinan TUHAN.

Ada baiknya kita mencatat perjalanan hidup kita untuk melihat kebesaran dan kemuliaan TUHAN dalam berbagai situasi hidup kita. Mencatat perjalanan hidup akan menolong Anda untuk menyimpulkan dan mensyukuri kasih karunia Allah yang membentuk kondisi Anda saat ini (1 Korintus 15:10). Apakah Anda selalu bisa belajar dan bisa bersyukur dalam segala keadaan, baik saat suka, saat duka, maupun saat keadaan biasa-biasa saja?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design