Bilangan 22

Jangan Nego dengan TUHAN

15 Juli 2023
GI Mario Novanno

Mengapa TUHAN sampai memakai seekor keledai untuk menegur Bileam dengan keras? Jika TUHAN tidak berkenan Bileam pergi, mengapa TUHAN mengizinkan Bileam pergi dan kemudian murka saat Bileam pergi (22:20,22). Tuhan tahu bahwa Bileam serakah (22:17; bandingkan dengan 2 Petrus 2:15). Apakah Tuhan ingin menghindarkan Bileam dari murka-Nya? Dari awal, perintah TUHAN sudah sangat jelas: "Janganlah engkau pergi bersama-sama dengan mereka, janganlah engkau mengutuk bangsa itu, sebab mereka telah diberkati." (22:12) Meskipun para utusan yang dikirim berbeda--pemuka-pemuka yang lebih banyak dan lebih terhormat dari yang pertama--tetapi pengutusnya sama, yaitu Balak. Tujuannya juga sama, yaitu mengutuki/menyerapah bangsa Israel (22:6,17). Firman TUHAN tidak pernah berubah. Oleh karena itu, perintah yang pertama kali disampaikan TUHAN yang harus dipegang karena perintah kedua, ketiga, dan seterusnya pasti konsisten dengan perintah pertama. Lagi pula, meskipun awalnya Bileam memberkati bangsa Israel, tetapi hati manusia gampang berubah. Bileam-lah yang kemudian membeberkan cara untuk mencelakakan bangsa Israel, "Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi penyebab orang Israel berlaku tidak setia terhadap TUHAN dalam peristiwa Peor, sehingga tulah menimpa umat TUHAN." (31:16 TB2, Wahyu 2:14). Sesungguhnya Bileam telah bernegosiasi (tawar-menawar) dengan TUHAN, dan hal itu tidak baik.

Bandingkan dengan riwayat hidup Hizkia. Awalnya, Hizkia adalah raja yang beriman dan sangat mengandalkan TUHAN (2 Raja-raja 19). Ketika TUHAN memberitahukan hari kematiannya, Hizkia nego dengan TUHAN supaya ia disembuhkan, bahkan ia memohon dengan sangat sampai menangis. TUHAN mengabulkannya dan menambah hidupnya 15 tahun. "Tetapi Hizkia tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya, karena ia menjadi angkuh ...." (2 Tawarikh 32:25) Pada waktu utusan raja Babel datang untuk memberikan selamat atas kesembuhannya, ia memamerkan segala kekayaannya di istananya dan di seluruh daerah kekuasaannya (2 Raja-raja 20:13,15). Lalu TUHAN menyatakan penghukuman-Nya: "Sesungguhnya, suatu masa akan datang, bahwa segala yang ada dalam istanamu dan yang disimpan oleh nenek moyangmu sampai hari ini akan diangkut ke Babel ...dan dari keturunanmu yang akan kauperoleh, akan diambil orang untuk menjadi sida-sida di istana raja Babel." (2 Raja-raja 20:17-18).

TUHAN itu Maha Tahu dan kehendak-Nya selalu merupakan yang terbaik bagi diri kita. Jangan nego dengan Tuhan! Apakah Anda sering nego dengan Tuhan untuk memaksakan keinginan Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design