1 Yohanes 2

Buah Pengenalan Akan Allah

25 Agustus 2022
GI Wirawaty Yaputri

Bagi Rasul Yohanes, pengenalan yang benar akan Allah sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, ia merasa perlu menjelaskan siapa Yesus Kristus dan bagaimana seseorang bisa mengenal Allah secara benar. Di pasal sebelumnya, Rasul Yohanes telah menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah Firman Hidup yang telah menjadi manusia. Di pasal kedua ini, ia menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah Pengantara kita kepada Bapa (2:1). Kata Yunani yang diterjemahkan menjadi "Pengantara" adalah Parakletos yang berarti pengacara atau pembela. Yesus Kristus menjadi Pembela kita di hadapan Allah Bapa karena Dia adalah (korban) pendamaian untuk segala dosa kita, dan juga untuk dosa seluruh dunia (2:2). Kata Yunani untuk "Pendamaian" adalah Hilasmos yang arti harfiahnya adalah hadiah untuk mengambil hati. Di dalam budaya Yunani, makna kata ini adalah menyogok dewa dewi untuk melakukan sesuatu bagi manusia. Bagi orang percaya, pengorbanan Kristus telah menyurutkan amarah suci Allah Bapa, sehingga di dalam Kristus, kita tidak akan menerima hukuman Allah. Sebaliknya, Allah telah mengampuni dosa kita.

Setelah menerima pengampunan, kehidupan orang percaya akan berubah: Pertama, ia akan berusaha menjauhi dosa (2:1). Rasul Yohanes mengatakan, bahwa surat 1 Yohanes itu ia tuliskan agar para penerima suratnya jangan berbuat dosa. Orang yang mengenal Yesus dan mengenal Allah secara benar akan menyadari bahwa dosa-dosanya sudah ditebus oleh Yesus Kristus melalui kematian-Nya di kayu salib. Kesadaran ini akan membuat orang itu menjauhi dosa karena ia tahu bahwa ia sudah disucikan dari dosa. Yesus Kristus mendamaikan orang berdosa dengan Allah. Akan tetapi, pendamaian itu hanya berlaku efektif bagi orang percaya. Oleh karena itu, tidak semua orang akan diselamatkan. Hanya orang yang percaya bahwa Yesus Kristus telah mati untuk mendamaikan manusia dengan Allah yang akan memperoleh keselamatan. Kedua, ia akan berusaha untuk hidup menurut firman-Nya (2:3-6). Rasul Yohanes dengan tegas mengatakan bahwa jikalau seseorang mengaku mengenal Allah, tetapi tidak menuruti perintah-Nya, maka orang itu adalah seorang pendusta dan tidak memiliki kebenaran dalam hidupnya (2:4). Pengenalan yang benar akan Allah pasti akan mengubah hati kita, sehingga kita menuruti firman-Nya. Selidikilah keadaan diri Anda: Perubahan apa yang telah terjadi dalam hidup Anda?

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design