Daniel 6

Allah yang Sejati dan Saksi Bagi -Nya

17 Agustus 2022
Pdt. Emanuel Cahyanto Wibisono

Kerajaan Babel berhasil ditaklukkan oleh Kerajaan Media dan Persia, sehingga Raja Darius menjadi penguasa di wilayah Babilonia. Peristiwa jatuhnya Kerajaan Babel dan beralihnya kekuasaan ke tangan Raja Media dan Persia dapat dibaca dalam buku Darius the Mede: A Reappraisal, karangan Stephen D. Anderson. Meskipun bangsa yang berkuasa telah berganti, Daniel tetap menjadi pejabat tinggi, bahkan Daniel "melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja" (6:4a). Daniel adalah pribadi yang berintegritas dan bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga orang-orang yang iri kepadanya tidak dapat menemukan kesalahan untuk mendakwa Daniel (6:5). Satu-satunya jalan yang mereka yakini bisa dipakai untuk menjatuhkan Daniel adalah masalah kesetiaan Daniel dalam beribadah kepada Allah. Dengan siasat licik, akhirnya mereka bisa menjebak Daniel. Mereka pasti tertawa dalam hati dengan girang saat mengetahui bahwa akhirnya Daniel dilemparkan ke dalam gua singa. Akan tetapi, Alkitab menyatakan pemeliharaan Allah. Daniel tidak mengalami celaka sedikit pun karena Allah mengatupkan mulut singa-singa ganas tersebut. Peristiwa ini memperlihatkan kuasa dan kedaulatan Allah dan membuat Raja Darius menyerukan agar orang-orang di wilayah Media dan Persia takut dan gentar akan Allah. Darius mengatakan, "Pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir" (6:27, bandingkan dengan 4:34b-35). Dua kerajaan yang berbeda--Babilonia serta Media dan Persia--mengakui kedaulatan Tuhan! Kitab Daniel dengan jelas menyatakan siapa Allah yang sejati. Allah yang kita kenal melalui Alkitab itu berdaulat atas segala allah, Dialah Raja yang tertinggi di antara segala raja di bumi.

Sudah semestinya manusia menundukkan diri di bawah kebesaran Allah. Umat Allah seharusnya hidup dalam takut akan Allah. Takut akan Allah berarti memberi penghormatan yang sepatutnya kepada Allah dan dengan rela menundukkan diri di hadapan-Nya. Takut akan Allah berarti berjuang untuk melakukan kehendak-Nya dan setia menyembah Dia. Melalui Daniel, dua bangsa yang besar--yaitu Babel dan Media Persia--mengakui kebesaran Allah. Saat merayakan HUT Proklamasi RI pada hari ini, marilah kita renungkan: Apakah kehadiran gereja di Indonesia--termasuk kehadiran Anda dan saya--telah membuat Allah dihormati? Apakah Anda telah mengikuti teladan Daniel dengan menjadi saksi Allah bagi masyarakat di sekitar Anda?

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design