Yehezkiel 24

Dosa Itu Sangat Serius

25 Juni 2022
Pdt. Sumito Sung

Nabi Yehezkiel telah menubuatkan bahwa penghukuman akan dijatuhkan atas Yerusalem dan Yehuda di masa depan. Istilah "hari ini" (24:2) menunjuk kepada saat dimulainya penyerangan terhadap kota Yerusalem, dan bisa dianggap sebagai awal proses penghukuman kepada umat Yehuda. TUHAN memerintahkan agar Nabi Yehezkiel mencatat tanggal hari dimulainya penyerangan terhadap kota Yerusalem oleh Raja Nebukadnezar.

Nabi Yehezkiel harus menyampaikan sebuah perumpamaan kepada orang Yehuda di pembuangan yang merupakan bagian dari "kaum pemberontak", salah satu gelar favorit TUHAN bagi umat Israel. Dalam perumpamaan ini, orang-orang harus meletakkan kuali di atas api dan menuangkan air ke dalamnya. Kemudian, mereka harus memasukkan berbagai potongan daging pilihan ke dalam kuali dan membuat api yang besar di bawahnya sehingga airnya mendidih dan tulang-tulang berdaging menjadi empuk. Kemudian, Nabi Yehezkiel mengumumkan celaka atas kota Yerusalem yang berdarah--atau penuh hutang darah, bukan kota suci. Darah yang tercurah di Yerusalem itu seperti darah yang dicurahkan di atas bukit batu sehingga jelas terlihat oleh semua orang, bukan seperti darah yang tercurah ke tanah lalu tertutup tanah. Oleh karena itu, TUHAN menguras darah dari Yerusalem dengan membiarkan orang Babel membunuh umat Yehuda. Sebagaimana penduduk Yerusalem telah menumpahkan darah secara terang-terangan, TUHAN juga menumpahkan darah mereka secara terang-terangan.

TUHAN memberitahu Nabi Yehezkiel bahwa Ia akan mengambil nyawa istri tercintanya, tetapi Nabi Yehezkiel diminta agar tidak melaksanakan upacara perkabungan, padahal pada masa itu ada kebiasaan meratap panjang dan keras bagi keluarga, teman dan pelayat yang dibayar. Tindakan simbolis Nabi Yehezkiel ini merupakan gambaran bahwa orang-orang Yehuda tidak akan sempat melakukan upacara perkabungan saat Yerusalem dihancurkan oleh Babel.

Hukuman TUHAN yang dahsyat atas Yehuda merupakan peringatan bagi mereka yang bersikap acuh tak acuh terhadap nilai hidup manusia. Apakah Anda menghargai kehidupan orang lain dan tangan Anda terbuka untuk menolong mereka yang membutuhkan bantuan? Apakah Anda menghargai kehidupan Anda sendiri dengan disiplin menjaga kesehatan?

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design