1 Tawarikh 23

Suku Lewi Dengan Tugas Yang Khusus

24 Januari 2022
GI Tommy Chendana

Setelah menyelesaikan perencanaan dan persiapan pembangunan Bait Allah, Daud mulai memusatkan perhatiannya kepada orang-orang Lewi yang akan melayani di Bait Allah. Saat Tuhan memerintahkan Musa untuk menghitung jumlah semua pria--yang berusia dua puluh tahun ke atas dan sanggup berperang--di setiap suku, suku Lewi tidak dihitung. Namun, dalam rangka pembagian tugas, Tuhan memerintahkan Musa melakukan sensus terhadap para pria dari suku Lewi yang berumur satu bulan ke atas (Bilangan 1:49-50; 3:15). Di tahun kedua setelah keluar dari Mesir, pria suku Lewi berusia 30-50 tahun yang masih aktif bertugas berjumlah 8.580 orang (Bilangan 4:48). Di zaman Daud, jumlah mereka yang bertugas telah berkembang menjadi 38.000 orang (1 Tawarikh 23:3). Untuk itulah, Daud merasa perlu mengatur orang-orang Lewi dalam menjalankan tugas-tugas yang dikhususkan buat mereka.

Daud membagi para pria suku Lewi dalam tiga kelompok, yaitu: Pertama, kelompok berumur 30 tahun ke atas yang melakukan empat jenis tugas, yaitu mengawasi pekerjaan di rumah TUHAN, menjadi pengatur dan hakim, menjadi penjaga pintu gerbang, dan menjadi pemuji TUHAN dengan alat-alat musik (23:4-5). Kedua, anak-anak Harun dikhususkan untuk mengurus hal-hal yang berkenaan dengan perkakas ibadah, mempersembahkan korban bagi Tuhan, melayani Tuhan sebagai imam, dan memberkati jemaat atas nama Tuhan (23:13). Ketiga, kelompok berumur 20 tahun ke atas yang bertugas membantu para imam keturunan Harun dalam mempersembahkan kurban di Bait Allah serta bertugas menjaga pelataran, bilik-bilik, dan perkakas-perkakas, atau dengan kata lain melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan ibadah di Bait Allah (23:27-28). Pengaturan yang dilakukan Daud ini mengingatkan suku Lewi akan tugas khusus mereka, yaitu bertanggung jawab untuk mengerjakan semua hal yang berkaitan dengan ibadah dan Bait Allah, serta memelihara kerohanian umat Israel. Pada masa kini, umat Tuhan perlu membiasakan diri mendoakan para pemimpin gereja--rohaniwan, penatua, majelis, diaken, pengurus, dan aktivis--agar mereka dapat mengatur dan melaksanakan pelayanan untuk Tuhan dengan baik. Selain itu, kita semua perlu memiliki kerelaan untuk terlibat dalam pelayanan sesuai dengan talenta atau kemampuan yang telah Tuhan karuniakan kepada kita. Apakah Anda telah terlibat dalam pelayanan?

Pokok Doa
1. Badan Narkotika Nasional RI.
2. Lembaga Rehabilitasi Pecandu Narkoba.
3. Majelis dan Staf Bidang PI Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design