2 Petrus 2

Waspadai Bahaya Guru Palsu

28 Desember 2021
GI Okky Chandra

Dalam bagian ini rasul Petrus memperingatkan para pembaca untuk mewaspadai guru-guru palsu yang menyusup ke dalam gereja Tuhan. Para guru palsu tentu tidak akan terang-terangan mengakui bahwa pengajaran mereka tidak berasal dari Tuhan. Akan tetapi, guru-guru palsu ini secara halus menyelewengkan ajaran Alkitab dan mengajarkan apa yang sebenarnya merupakan pikiran mereka sendiri. Melalui tindakan penyesatan yang mereka lakukan, sesungguhnya mereka telah menyangkal Tuhan.

Kesesatan seperti apa yang mereka ajarkan? Akibat pengajaran guru-guru palsu itu, banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang "dikuasai hawa nafsu" (2:2). Hal ini berarti bahwa guru-guru palsu itu menjadikan anugerah Allah sebagai surat izin untuk berkanjang dalam dosa. Kasih Allah disalahgunakan sedemikian rupa sehingga anggota jemaat diperbolehkan untuk berdosa secara bebas berdasarkan pemikiran bahwa semua dosa itu akan diampuni. Pengajaran seperti ini tentu mendorong perbuatan-perbuatan imoral dan akibatnya merusak reputasi kekristenan. Rasul Petrus mengungkapkan bahwa motivasi para guru itu adalah keserakahan, yaitu menginginkan sesuatu yang sebetulnya tidak berhak mereka miliki. Terhadap para penyesat ini, Tuhan akan mendatangkan hukuman-Nya. Mereka pasti akan berakhir dalam kebinasaan.

Untuk membuktikan bahwa peringatan ini bukanlah merupakan isapan jempol, Rasul Petrus membeberkan tindakan penghukuman yang dilakukan Tuhan di masa lampau. Terhadap malaikat--yang merupakan makhluk sorgawi--yang berdosa pun, Tuhan tidak enggan melemparkannya ke neraka. Ketika seluruh dunia--kecuali keluarga Nuh--hidup dalam dosa, Allah tidak segan membinasakan mereka dengan air bah. Akan tetapi, Allah juga berkuasa menyelamatkan orang-orang benar. Hal ini terlihat ketika Tuhan menyelamatkan Lot yang hidupnya dikelilingi oleh orang-orang jahat.

Sekalipun orang-orang jahat di sekitar kita tampak sukses dan makmur, janganlah tergiur oleh cara hidup mereka. Ingatlah bahwa keadaan orang-orang fasik itu akan berakhir dengan kebinasaan. Marilah kita memohon agar Tuhan menjaga hati kita dan memampukan kita untuk hidup benar di hadapan-Nya.

Pokok Doa
1. Kesehatan Mental Remaja Indonesia.
2. Yayasan Gema Kasih Yobel.
3. Badan Pekerja Majelis Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design