1 Raja-Raja 1:28-53

Cara Tuhan Bekerja

8 Juli 2021
Pdt. Sumito Sung

Walaupun peristiwa Raja Daud bersumpah untuk mengangkat Salomo sebagai raja menggantikan dirinya tidak dicatat dalam Alkitab, Raja Daud bersumpah bahwa ia akan melaksanakan sumpah itu (1:17, 30). Tuhan sendiri yang memilih Salomo untuk menjadi raja (1 Tawarikh 22:9-10). Dalam bacaan Alkitab hari ini, Raja Daud memanggil Batsyeba dan menegaskan dengan sumpah bahwa pada hari itu juga, ia akan melaksanakan janjinya (1 Raja-raja 1:28-30). Dia akan segera turun takhta dan memberikan mahkotanya kepada Salomo. Raja Daud lalu memanggil Imam Zadok, Nabi Natan dan Benaya bin Yoyada. Mereka bertiga adalah pemimpin terkemuka bangsa Israel yang tidak mau mendukung pemberontakan Adonia. Imam Zadok dan Nabi Natan diperintahkan untuk mengurapi Salomo menjadi raja Israel. Perhatikan bahwa saat Adonia mengangkat dirinya sendiri menjadi raja, tidak ada nabi yang hadir. Kehadiran Nabi Natan merupakan penegasan bahwa Allah telah memilih Salomo untuk menjadi raja Israel. Sebagai pemimpin militer, Benaya bertanggung jawab untuk memastikan bahwa upacara pengurapan raja baru itu akan terlaksana dengan baik. Adonia dan kroninya mendengar keributan di kota, tetapi mereka tidak tahu apa yang terjadi sampai Yonatan--anak imam Abyatar--datang untuk menyampaikan apa yang telah terjadi, sehingga semua orang--termasuk Adonia--terkejut dan takut, lalu melarikan diri.

Pasal pertama kitab 1 Raja-raja memperlihatkan aktivitas manusia: ambisi Adonia untuk menjadi Raja, kewaspadaan nabi Natan, serta perintah Raja Daud. Tidak disebutkan tentang campur tangan Allah. Ronald Wallace--seorang penyair Kristen--mengatakan bahwa Tuhan tidak melakukan campur tangan secara ajaib. Dia tidak memukul Adonia dengan penyakit mendadak atau mengirim sambaran petir dari surga untuk merusak perayaan yang diadakan oleh Adonia. Pada saat dan dalam situasi yang tepat, Dia mengilhami pikiran Nabi Natan dengan pemikiran yang menggerakkannya untuk mengucapkan perkataan yang tepat yang mengarahkan peristiwa ke arah yang benar.

Mengapa tangan Tuhan tidak terlihat dan jalan-Nya tersembunyi? Mengapa Dia seperti mengandalkan tangan manusia yang rapuh saat terdapat kondisi kritis? Kita tidak tahu! Namun, percayakah Anda bahwa Allah itu bijaksana dan Mahakuasa?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design