Kisah Para Rasul 13:13-49

Prinsip Dasar Pemberitaan Injil

17 Juni 2021
GI Purnama

Ada prinsip-prinsip dasar yang perlu diperhatikan dalam pemberitaan Injil: Pertama, pemberitaan Injil harus dimulai dengan mencari titik temu yang berupa persamaan antara diri kita dengan pendengar kita. Saat tiba di suatu daerah, Rasul Paulus selalu mencari rumah ibadat orang Yahudi--yang disebut Sinagoge--serta mengikuti tata cara yang sudah biasa dilakukan di tempat itu. Di Sinagoge, di samping orang Yahudi, ada pula orang bukan Yahudi yang mengikuti agama Yahudi. Mereka disebut sebagai orang yang takut akan Allah (13:16) Di rumah ibadat, Rasul Paulus mulai bicara setelah diberi kesempatan untuk berbicara (13:15). Dia mencari titik temu dengan membahas keyakinan yang sama antara dirinya dengan pendengarnya (13:15-22). Kedua, pembicaraan harus diarahkan menuju "jembatan" untuk membicarakan tentang Yesus Kristus. Dalam khotbah di kota Antiokhia di Pisidia, Rasul Paulus memulai dengan membahas sejarah Israel secara sangat singkat, yaitu bahwa bangsa Israel dipilih untuk menjadi umat Allah, lalu tinggal sebagai orang asing di Tanah Mesir, kemudian dituntun Allah untuk keluar dari Tanah Mesir melalui padang gurun, kemudian menaklukkan Tanah Kanaan. Jangka waktu 450 tahun (13:20) adalah perkiraan jumlah tahun mulai saat bangsa Israel tinggal di Tanah Mesir sampai penaklukan dan pembagian Tanah Kanaan. Setelah itu, bangsa Israel dipimpin oleh para hakim, lalu memasuki zaman pemerintahan Raja Saul dan Raja Daud. Penyebutan nama "Daud" inilah yang menjadi jembatan untuk membicarakan tentang Tuhan Yesus, yaitu bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat yang merupakan keturunan Raja Daud. Rasul Paulus menjelaskan bahwa Yesus Kristus menggenapi nubuat Perjanjian Lama melalui kematian dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati. Kematian dan kebangkitan Kristus itulah yang membuat orang berdosa bisa memperoleh pengampunan dosa.

Jangan heran bila pemberitaan Injil hampir selalu menimbulkan pemisahan, yaitu ada orang yang menutup diri dan tidak mau menerima berita Injil, tetapi ada pula orang yang terbuka untuk menerima berita Injil (13:43-48). Apakah Anda pernah memberitakan Injil? Kesempatan untuk memberitakan Injil hanya akan muncul bila Anda membina hubungan dengan orang lain. Setelah itu, carilah titik temu yang bisa menjadi jembatan untuk berbicara tentang Yesus Kristus!

Pokok Doa
1. Pegawai Negeri Sipil.
2. Pengentasan Kemiskinan.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GK.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design