Mazmur 52

Memercayai Allah

10 April 2021
GI Purnama

Memercayai Allah tidak membebaskan kita dari masalah, tetapi membuat kita memiliki pengharapan, sehingga kita bisa merasa tenang saat menghadapi masalah. Masalah tidak selalu bisa dihindari. Masalah akan selalu muncul karena kita hidup dalam dunia yang berdosa, bukan dalam dunia yang ideal. Kehidupan seorang saleh seperti Daud pun dipenuhi dengan masalah. Sebagian masalah muncul karena kesalahan diri sendiri, tetapi sebagian masalah muncul karena inisiatif orang-orang yang berniat jahat. Mazmur 52 ini disusun berdasarkan pengalaman Daud saat ia dikejar-kejar oleh Raja Saul yang hendak membunuh dia. Dalam pelariannya, dia mampir ke rumah Imam Ahimelekh. Imam Ahimelekh memberi roti dan senjata kepada Daud. Sayangnya, tindakan Ahimelekh itu dilihat oleh Doeg, dan kemudian dilaporkan kepada Raja Saul (52:2). Raja Saul menjadi murka, lalu menghukum mati Ahimelekh dengan seluruh keluarganya, yaitu para imam di Nob. Hanya Abyatar--anak Ahimelekh--yang bisa lolos dari pembunuhan itu dan bergabung dengan Daud.

Bila kita hanya memperhatikan orang-orang yang dihukum mati oleh Raja Saul, kita akan memandang kehidupan secara negatif. Sadarilah bahwa sama seperti setiap orang bisa menghirup oksigen dan memperoleh sinar matahari, demikian pula bencana banjir, gempa, gunung meletus, wabah penyakit, dan sebagainya bisa menimpa setiap orang. Orang jahat maupun orang benar bisa memperoleh berkat dan tertimpa bencana yang sama Akan tetapi, sering kali Allah memberi anugerah khusus kepada orang yang berharap kepadanya. Cara Allah menolong tidak selalu dapat kita duga. Bila kita mau membuka mata untuk melihat hal-hal baik yang telah Allah anugerahkan kepada kita, kita akan selalu memiliki alasan untuk mengucap syukur. Orang jahat tidak selamanya bisa menyombongkan diri karena mereka akan menerima hukuman pada waktu yang ditetapkan Allah (52:3-7). Orang benar tidak boleh kehilangan pengharapan karena cara Allah menolong tidak selalu bisa kita tebak. Kita bisa berharap kepada pertolongan Allah dalam segala keadaan karena Allah itu penuh dengan kasih dan Dia setia kepada janji-Nya (52:8-11). Apakah Anda masih memiliki pengharapan dalam situasi sulit yang kita hadapi saat ini? Apakah Anda masih memercayai Allah?

Pokok Doa
1. Pegawai Negeri Sipil.
2. Pengentasan Kemiskinan.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GK.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design