Markus 10

Anak Daud

24 Juni 2017
Bacaan Alkitab hari ini : Markus 10

Dalam 10:32-34, Tuhan Yesus kembali memberitakan tentang penderitaan, kematian dan kebangkitan-Nya. Dia menegaskan kepada para murid di ayat selanjutnya, bahwa Dia tidak akan menjadi raja dunia seperti yang diinginkan oleh Yakobus dan Yohanes, tapi Dia akan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan keselamatan bagi banyak orang (10:45).

Akhir suram yang menanti Tuhan Yesus dapat mengaburkan kenyataan bahwa Dialah Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah. Oleh sebab itu, kisah Bartimeus yang buta merupakan pengantar penggenapan nubuatan tentang kedatangan Sang Mesias. Dalam Injil Markus, seruan si buta Bartimeus, "Yesus Anak Daud" baru pertama kali muncul. Sebutan ini menegaskan bahwa Yesuslah sang Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah (bandingkan dengan 12:35-37). Klimaks dari kisah Bartimeus ini terjadi di pasal 11, saat Tuhan Yesus masuk ke Yerusalem dan disambut bagaikan seorang raja.

Sebagai pengikut Yesus Kristus, kita harus selalu menyadari adanya dua sisi kehidupan umat Kristen, yaitu sisi kekuatan-kemuliaan dan sisi penderitaan-pelayanan. Dalam sejarah, gereja pernah begitu kuat sampai menyiksa penganut agama lain serta mengumpulkan kekayaan untuk kepentingan gereja. Namun, ada pula masa-masa sukar saat gereja mengeluh sebagai minoritas yang selalu ditekan dan tak berdaya. Kedua sikap di atas kurang baik. Seharusnya gereja selalu menjaga keseimbangan antara kemuliaan Allah dan pelayanan Allah. Keseimbangan ini tercermin dalam visi GKY, yaitu menjadi gereja yang mulia dan gere a, namun siap sedialah untuk menderita, melayani dan dibenci saat memberitakan Injil kepada dunia ini. [MB]




"Sebab itu terlebih suka aku ber megah atas kelemahanku,
supaya kuasa Kristus turun menaungi aku."
2 Korintus 12:9b

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design