Pasal ini menyingkapkan perbedaan hati Allah dan hati Nabi Yunus, antara kasih Allah dan kasih Nabi Yunus. Alasan utama penolakan Nabi Yunus untuk pergi ke Niniwe disebutkan dalam pasal ini, yakni karena Allah itu penuh kasih sayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya (4:4). Intinya, Yunus tidak rela orang Niniwe mendapat anugerah pengampunan dari Allah. Sikap ini muncul dari pemahaman teologis yang legalistis dan disusupi rasisme. Nabi Yunus menganggap bangsa Asyur yang jahat itu tidak pantas (continue)





