Suatu kali, dalam sebuah parade kebangsaan, balon udara besar berbentuk tokoh nasional dilepaskan ke udara. Makin tinggi balon itu naik, makin banyak orang bersorak. Namun, angin kencang di lapisan atas menghantamnya. Dalam sekejap, balon itu pecah dan muncul asap tipis, lalu menghilang. Di bawah, orang-orang terdiam. Kemeriahan lenyap dan suasana menjadi sunyi sejenak. Kisah itu menggambarkan siklus kekuasaan manusia. Dalam pandangan dunia, kekuasaan tampak seperti balon yang naik tinggi, indah, besar, dan menakjubkan. Namun, di hadapan Allah,





