Saat menghadapi persoalan, kadang-kadang kita bisa terjebak untuk hanya sekadar mendiskusikan masalah tanpa mencari solusi. Hal itulah yang terjadi dengan murid-murid Tuhan Yesus. Saat melihat seorang yang buta sejak lahir, mereka tidak memikirkan cara menyembuhkan orang buta itu, tetapi mereka malah bertanya kepada Sang Guru Agung, "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, dia sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" (9:2). Mereka seperti tidak peduli terhadap penderitaan si buta dan mereka justru sibuk memikirkan siapa yang (continue)





