Kisah Nabi Yunus melarikan diri di pasal 1 membuktikan bahwa seorang yang saleh, bahkan seorang nabi, juga bisa gagal memahami anugerah atau kasih karunia Allah. Di pasal 2, Yunus mulai paham. Hal itu tampak dari doa syukur yang ia panjatkan di dalam perut ikan. Nabi Yunus mengakui bahwa ia menghadapi situasi tanpa harapan karena tidak ada yang bisa ia lakukan lagi (2:1-7). Semua yang ia banggakan dan ia andalkan dalam hidupnya—statusnya sebagai orang Yahudi maupun (continue)





