Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2020   »   Februari   »   

Perjalanan Itu Merupakan Tujuan

Kamis, 20 Februari 2020
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Markus 4:21-41

Hasil lebih penting dari proses atau proses lebih penting dari hasil atau dua-duanya penting (proses dan hasil sama penting)? Perlukah kita membuat pengkategorian untuk menjawab pertanyaan di atas? Di dunia bisnis, hasil sangat penting karena ketiadaan hasil berarti ketiadaan profit (keuntungan). Akan tetapi, profit yang diperoleh secara tidak saleh akan membuat kita berhadapan dengan hukum. Bagaimana halnya bila masalah ini diterapkan untuk pertumbuhan rohani?

Tuhan Yesus mengajak para murid untuk bertolak menyeberangi Danau Galilea dengan memakai perahu. Di tengah jalan, tanpa diduga, mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu sehingga perahu itu penuh dengan air. Ketaatan para murid terhadap ajakan Tuhan Yesus membuat nyawa mereka terancam. Parahnya, Yesus Kristus—yang bersama-sama dengan mereka—bisa-bisanya tidur, seakan-akan tidak mempedulikan situasi mencekam yang sedang terjadi. Reaksi sarkastis para murid ketika membangunkan Tuhan Yesus dapat dimengerti. Mereka berseru, "Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?". Tuhan Yesus bangun, menghardik angin, lalu berkata kepada danau itu, "Diam! Tenanglah!" Hanya dua kata saja yang diucapkan Tuhan Yesus dan angin menjadi reda sehingga danau itu menjadi teduh sekali. Murid-murid yang semula ketakutan karena perahu mereka terancam tenggelam, sekarang menjadi sangat takut melihat seorang Manusia yang perintah-Nya ditaati oleh angin dan danau (4:35-41). Seandainya tidak ada amukan taufan dan semburan ombak, seandainya para mantan nelayan itu menolak menyeberang karena sudah memprediksi cuaca yang tidak bersahabat, mereka tidak akan melihat kebesaran Tuhan. Bukan tempat tujuan yang penting. Tuhan Yesus tidak menyebut tempat tujuan yang akan mereka datangi. Akan tetapi, perjalanan itu sendiri menjadi sangat penting karena di dalam perjalanan itulah mereka semakin mengenal siapa Yesus itu.

Kita cenderung ingin memastikan outcome (hasil, tujuan, capaian, dll) dari segala usaha yang kita lakukan berhasil atau mencapai target. Untuk itu, kita bisa menghalalkan segala cara atau mengambil jalan pintas. Jangan melupakan dan mengabaikan proses untuk mencapai tujuan. Perjalanan untuk mencapai tujuan akan membentuk kita. Perjalanan yang dipersingkat justru akan membuat kita kehilangan pengalaman yang paling berharga! [GI Mario Novanno]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design