Sinode Gereja Kristus Yesus
Gereja Yang Mulia Dan Missioner
Kata Yesus, "Kamu adalah Terang Dunia"
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Literatur   »   GEMA   »   2020   »   Januari   »   

Persepuluhan

Minggu, 19 Januari 2020
Renungan GeMA
Bacaan Alkitab hari ini : Ulangan 14:22-29

Apakah persembahan persepuluhan masih berlaku untuk zaman ini? Ini adalah pertanyaan dari banyak orang Kristen sekarang. Ada yang masih memberikan, tetapi banyak juga yang tidak lagi memberikan dengan berbagai macam alasan. Alasan yang paling kuat biasanya adalah bahwa Tuhan Yesus tidak menyinggung tentang perpuluhan semasa hidupnya. Mari kita perhatikan sebenarnya apa tujuan Allah menyuruh orang Israel memberikan perpuluhan? Dalam Ulangan 14:23, tujuan perpuluhan adalah untuk mengajar orang Israel agar hidup senantiasa takut akan TUHAN. Tuhan tidak membutuhkan uang kita, tetapi pekerjaan pelayanan, imam, dan orang Lewi membutuhkan dana. Perpuluhan yang diberikan orang Israel akan dinikmati di dalam perayaan bersama dengan Tuhan di dalam persekutuan dengan Tuhan, dan sebagian akan diberikan kepada para imam dan orang-orang Lewi untuk kehidupan mereka (14:26-27).

Dengan mempersembahkan perpuluhan, orang Israel belajar dari waktu ke waktu bahwa Tuhanlah yang memberkati kehidupan mereka. Mereka boleh bekerja keras, tetapi berkat materi dari Tuhan asalnya. Dengan memberi perpuluhan, mereka diajar untuk mengakui bahwa apa yang mereka dapat asalnya dari Tuhan. Dengan memberi perpuluhan, mereka diajar untuk hidup bergantung kepada Tuhan. Mereka juga belajar untuk tidak hidup serakah. Allah ingin agar orang Israel memberi perpuluhan dengan jujur (14:22). Allah memerintahkan untuk memberi sepersepuluh dari penghasilan. Akan tetapi, setelah berkat materi semakin berlimpah, sepersepuluh akan menjadi jumlah yang sangat besar. Kemungkinan, orang Israel akan tergoda untuk tidak memberi sepersepuluh, melainkan kurang dari jumlah yang seharusnya. Allah mengingatkan umat-Nya untuk memberi dengan jujur supaya orang-orang Lewi, anak-anak yatim, janda-janda, dan orang-orang miskin yang membutuhkan bantuan dapat menikmati berkat Tuhan juga, dan Tuhan akan memberkati segala usaha yang dilakukan umat-Nya (14:29). Dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus tidak menyebut tentang kewajiban memberi perpuluhan, namun tuntutan Tuhan Yesus lebih tinggi dari hukum Taurat. Jikalau seseorang dapat memberi lebih dari sepersepuluh, ia tidak perlu membatasi persembahannya hanya sampai sepersepuluh. [GI Wirawaty Yaputri]
COPYRIGHT © 2013 Gereja Kristus Yesus. Developed by Aqua-Genesis Web Development and Design