2 Raja-raja 15

Seperti Apa Kita Akan Dikenang?

22 Agustus 2021
Pdt. Souw Suharwan

Kenangan orang terhadap diri kita sangat tergantung pada perilaku dan iman kita semasa kita hidup. Orang akan mengenang bahwa kita adalah orang yang baik dan benar jika selama hidup, kita berperilaku baik di hadapan manusia dan hidup kita berkenan kepada Tuhan. Sebaliknya, orang akan mengenang kita sebagai orang yang jahat apabila kita berperilaku jahat dan mengabaikan Tuhan.

Dalam Alkitab, kisah raja-raja Israel dan Yehuda selalu dilengkapi dengan catatan tentang perilaku raja-raja tersebut. Catatan tentang perilaku para raja selalu mengungkapkan penilaian tentang apakah kehidupan raja-raja itu dipandang sebagai benar atau jahat di hadapan Tuhan. Dengan demikian, kisah para raja Yehuda dan Israel itu merupakan pembelajaran bagi kita saat ini, agar kita tidak mengikuti jejak raja-raja yang jahat, melainkan kita didorong untuk hidup secara benar di hadapan Tuhan dengan mengikuti teladan raja yang hidup secara benar itu. Azarya (15:1)--atau disebut Uzia dalam 2 Tawarikh)--adalah raja Yehuda yang mula-mula melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Akan tetapi, kesuksesan yang ia raih membuat ia menjadi tinggi hati, lalu ia berubah setia kepada Tuhan, sehingga akhirnya Tuhan menimpakan tulah berupa penyakit kusta kepadanya sampai hari kematiannya (2 Raja-raja 15:1-7; 2 Tawarikh 26:16). Raja-raja Israel berikutnya--yaitu Zakharia, Salum, Menahem, Pekahya, dan Pekah--melakukan apa yang jahat di mata Tuhan (2 Raja-raja 15:8-31). Karena para raja Israel tidak menaati perintah Tuhan, kerajaan Israel makin lama makin gagal menjadi bangsa yang berkenan kepada Tuhan. Sebaliknya, Yotam--raja Yehuda--melakukan apa yang benar dimata Tuhan. Yotam menjadi kuat, karena ia mengarahkan hidupnya kepada Tuhan, Allahnya (2 Raja-raja 15:32-38; 2 Tawarikh 27:6).

Apa yang akan dikenang oleh orang lain tentang diri Anda? Penulis kitab Amsal mengatakan, "Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk." (Amsal 10:7). Apa yang Anda tinggalkan--warisan karakter yang baik dan iman yang teguh atau perilaku yang buruk dan jauh dari Tuhan--ditentukan oleh perilaku Anda saat ini sampai saat Anda menutup mata. Jagalah perilaku dan iman Anda kepada Tuhan agar nama Tuhan ditinggikan dan Anda menjadi berkat bagi banyak orang!

Pokok Doa
1. Tentara Nasional Indonesia.
2. Guru-guru Kristen di Sekolah Negeri.
3. Komisi Kaleb di GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design