blank



 

Bacaan Alkitab hari ini: Imamat 13   Di dalam pasal 13, kita mendapatkan beberapa perkataan seperti, “ia harus dibawa kepada imam”, “imam haruslah memeriksa”, “imam haruslah menyatakan”, dan “imam selengkapnya..
 



Header Buletin
blank
 
YPK Tabitha 33 Tahun Tetap Eksis
 

Pengantar

Pernah dengar nama Tabitha, atau yang dalam bahasa Yunani disebut Dorkas? Dalam Kisah Para Rasul 9 : 36 - 43 diceritakan seorang perempuan bernama Tabitha yang sering memberi sedekah dan berbuat baik meninggal dunia karena sakit. Namun oleh Petrus dia dihidupkan lagi. Nama Tabitha inilah yang digunakan sebagai nama sebuah yayasan yang bergerak di bidang pemakaman, dengan nama Yayasan Pemakaman Kristen Tabitha (YPK Tabitha) yang kemudian berubah menjadi Yayasan Penghiburan Kedukaan Tabitha (YPK Tabitha). Untuk mengenal lebih dekat yayasan ini, BULETIN GKJMB khusus berkunjung ke kantornya di Jl. Garuda 82 H Kemayoran Jakarta, yang diterima langsung oleh Bapak Handy S. Prawirasatya sebagai Manager, Ibu Elisabeth Ganturne, Kahumas dan Yudith Doda, Sekretaris, medio bulan Agustus lalu.

Bagaimana sejarah berdirinya YPK Tabitha?

Yayasan Penghiburan Kedukaan Tabitha, agar mudah kita sebut saja YPK Tabitha, didirikan pada tanggal 23 Juli 1968. Jadi sudah 33 tahun. Pendirinya adalah Pendeta Lukito Handoyo, Pendeta Irawan T. Salim, Pak Liman, dan Pak Kosim Surya.

Sebenarnya YPK Tabitha ini milik siapa dan dengan motif apa didirikan?

Yayasan ini milik Gereja Kristen Indonesia Sinode Wilayah Jawa Barat. didirikan karena terdorong akan kebutuhan pelayanan Diakonia, terutama melayani keluarga kurang mampu dan merupakan yayasan nirlaba murni serta melayani siapa saja yang membutuhkan. Tidak khusus buat orang Kristen.

Misinya?

Kami menghimpun anggota jemaat Gereja-gereja Kristen Indonesia melalui kebersamaan dalam prinsip saling mendukung dan saling membantu.

Sasarannya?

Sebagai bagian pelayanan gereja untuk menyatakan Kasih Kristiani bagi keluarga yang mengalami kematian.

Bisa diceritakn mengenai perkembangan YPK Tabitha?

Dulu, sebelum tahun 1990, orang menduga yayasan ini hanya melayani khususnya anggota gereja yang kurang mampu, tetapi setelah tahun 1997 dengan masuknya beberapa anggota pengurus yang profesional ini terpanggil untuk meningkatkan mutu pelayanan Tabitha.

Berarti menyimpang dari fungsi sosialnya?

Oh, tentu tidak. Sekalipun dikelola oleh orang-orang profesional, mereka semua sama sekali tidak meninggalkan semangat cita-cita luhur para pendiri, yakni tetap dengan misi pelayanan gereja.

Apa saja pelayanan Tabitha?

I. Program Kepesertaan (untuk melaksanakan misinya)

a. Paket Reguler dengan kelas-kelas I,II,III, dan membayar Uang Pangkal dan Kontribusi bulanan sesuai dengan kelasnya

b. Paket PEDULI (PEmbayaran DimUka sekaLIgus) kelas khusus sekali bayar untuk seumur hidup.

II. Pelayanan Pemakaman untuk Umum

Meliputi penyediaan peti jenasah kualitas lokal dan ekspor plus perlengkapannya, fasilitas mobil jenasah AC, membantu mendapatkan tempat bagi persemayaman jenasah, mengurus kremasi atau tempat pemakaman umum di Jabotabek, mengirim jenasah keluar negeri/pulau, pengurusan akte kematian dan bantuan konseling pra dan pasca kedukaan.

Bagaimana hak-hak yang diterima oleh peserta YPK Tabitha? (Setelah seseorang menjadi peserta di atas 1 tahun)?

Peti yang sesuai dengan kelasnya disertai perlengkapan antara lain: kaos kaki, sarung tangan, kain tulle, minyak wangi, bunga tangan, kotak sumbangan, salib makam, bendera kuning. Lalu tanah makam standar, pengurusan surat izin tahan dan izin kremasi, pengurusan akte kematian, penggunaan mobil jenasah sebanyak 3 kali perjalanan dan perluasan berita dukacita melalui Radio Pelita Kasih (RPK) di gelombang 96,35 FM.

Mengenai Paket PEDULI, apakah khusus bagi jemaat GKI?

Tidak juga. Umum juga boleh mengikuti program paket kepesertaan ini, tapi jika berusia di atas 45 tahun, diharuskan membawa keluarga/kerabat yang berusia di bawah 45 tahun, yang tentunya membayar pula tarif yang berlaku. Paket ini diadakan untuk mempermudah peserta, agar tidak kerepotan jika harus membayar cicilan secara bulanan.

Bagaimana pemasaran Tabitha? Apa hanya mengandalkan jaringan jemaat gereja?

Tabitha menekankan etika dalam mengembangkan jumlah keanggotaannya, memberi pengertian yang esensinya memberi wawasan bahwa layanan duka perlu dipersiapkan sejak dini. Apalagi di zaman modern, masalah layanan lebih penting terutama di Jakarta. Proses penguburan orang meninggal pun tidak mudah. Dewasa ini peserta Tabitha meliputi seluruh jaringan GKI se-DKI Jakarta. Tabitha juga mempublikasikan jasa layanannya lewat Halaman Kuning dan RPK.

Untik mendukung semua program kerja ini tentu diperlukan tenaga karyawan yang tidak sedikit baik untuk tenaga administrasi maupun operasional lapangan.

Rencana Pengembangan ke depan?

Tabitha siap mengembangkan pelayanan demi kepuasan pesertanya melalui kerjasama dengan pelayanan sejenis di beberapa kota besar di Jawa seperti Bandung, Cirebon, Semarang, dll.

Tak merasa punya saingan dengan munculnya banyak yayasan yang bergerak di bidang yang sama?

Yang namanya saingan di mana pun pasti ada. Yang penting adalah Tabitha terus berinovasi untuk meningkatkan daya saingnya.

 
<< Kembali ke daftar buletin   << Kembali ke Buletin No.14 - Tahun 6, September2001
 
blank
Home   |   Tentang GKY   |   Gereja   |   Galeri Foto   |   Literatur   |   Kontak
Copyright © 2010 Gereja Kristus Yesus